Bob Andika Sitepu Minta Kepala Daerah Berkreasi Mencari Anggaran Untuk Pembangunan Daerah
Posmetro Medan, Binjai DPC PDI Perjuangan Kota Binjai menggelar Musyawarah Cabang SeKota Binjai serta Pendidikan Politik Bagi Pengurus A
Politik 4 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Polrestabes Medan akhirnya menyimpulkan penyebab kematian wanita berinisial AS, 35 tahun, yang ditemukan tewas di Dusun IV, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Berdasarkan hasil penyelidikan berbasis ilmiah (scientific crime investigation), polisi memastikan AS tewas akibat bunuh diri.

Kapolrestabes Medan, Kombes Dr Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan bahwa kesimpulan ini diambil setelah penyidik menganalisis tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan bukti krusial berupa rekaman kamera pengawas (CCTV) di dalam rumah korban.
Baca Juga:
"Ada DVR CCTV yang membuktikan fakta sesungguhnya. Rekaman ini membuat kasus menjadi terang-benderang," ujar Calvijn saat menggelar konferensi pers di lokasi kejadian, Rabu (12/11/2025)
Menurut Calvijn, insiden ini dipicu oleh konflik asmara. Korban diketahui menjalin hubungan spesial dengan saksi berinisial AK selama tiga tahun terakhir.
Baca Juga:
"Motivasi yang melatarbelakangi peristiwa ini sangat kuat dilandasi oleh rasa cemburu," tuturnya.
Berdasarkan rekaman visual yang diperoleh penyidik, terlihat detik-detik sebelum AS tewas. Peristiwa bermula dari pertengkaran antara korban dan AK. Setelah AK keluar dari ruangan, AS terekam mengunci pintu kamar dari dalam.
Dalam kondisi kamar terkunci, AS kemudian mengambil sebuah gunting.
Calvijn mengungkapkan bahwa benda tajam tersebut sebelumnya sempat digunakan korban saat terlibat cekcok fisik dengan AK, namun kemudian dialihkan untuk melukai diri sendiri.
"Gunting sebagai alat kejahatan yang sebelumnya digunakan untuk penganiayaan terhadap saudari AK, digunakan kembali oleh korban untuk melakukan penganiayaan terhadap dirinya sendiri," kata Calvijn.
Dalam rekaman tersebut, korban terlihat menusuk leher dan tubuhnya berkali-kali dalam posisi berdiri hingga akhirnya tersungkur dan meninggal dunia. Bukti digital ini sekaligus mematahkan dugaan awal adanya keterlibatan pihak lain dalam kematian korban.
Sebelumnya, jasad AS ditemukan bersimbah darah di dalam kamarnya pada Jumat pagi, 7 November 2025. Penemuan ini sempat memicu spekulasi pembunuhan di tengah masyarakat sebelum akhirnya polisi menutup kasus ini dengan kesimpulan bunuh diri.( Dam)
Posmetro Medan, Binjai DPC PDI Perjuangan Kota Binjai menggelar Musyawarah Cabang SeKota Binjai serta Pendidikan Politik Bagi Pengurus A
Politik 4 menit lalu
Hasil Imbang Austria vs Aljazair Buat Iran Tersingkir dan Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 5 jam lalu
Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan NilaiNilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel Sambut Hari Bhayangkara ke80.
Medan 5 jam lalu
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut 8 jam lalu
Bertambah! Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Jadi 1.430 Orang.
Inter-Nasional 8 jam lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Imbang vs Kolombia, Portugal di Jalur Neraka.
Sport 9 jam lalu
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 19 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 19 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 21 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 21 jam lalu