Rabu, 23 September 2026

PLN Soal Pemadaman Listrik Bergilir, Menteri Bahlil Bilang Begini

P. Silalahi - Jumat, 19 Juni 2026 15:02 WIB
PLN Soal Pemadaman Listrik Bergilir, Menteri Bahlil Bilang Begini
Ricardo/JPNN
Bahlil Lahadalia, selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

POSMETRO MEDAN-Bahlil Lahadalia, selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tak ada lagi rencana pemadaman listrik ke depan.

"Insyaallah enggak!" tegas Bahlil di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis 18 Juni 2026.

Bahlil mengaku terkait kondisi ini pihaknya sudah membahas strategi untuk memastikan pelayanan listrik kepada rakyat berjalan secara maksimal bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Baca Juga:

Salah satu pembahasan, kata dia, adanya skema pembayaran kompensasi dan subsidi terhadap PT PLN (Persero) agar perusahaan mempunyai kapasitas keuangan yang memadai untuk memasok listrik.

Baca Juga:

Jadi, papar Bahlil seperti disiarkan JPNN, secara umum, sudah dibahas tadi, enggak ada masalah.

Dia juga menjelaskan total kebutuhan batu bara bagi PLN mencapai 154 juta metrik ton per tahun. Sejauh ini, PLN telah mengamankan kontrak senilai 134 juta ton, sehingga kekurangannya hanya berkisar 20 juta ton.

Menteri ESDM juga telah membentuk tim pengadaan batu bara kalori sedang untuk mengatasi kendala PLN dalam memenuhi kebutuhan pembangkitnya.

"Dalam rangka pengawasan energi primer agar tidak begini terus, maka kami membentuk tim pengadaan. PLN, Dirjen Minerba, dan BPKP," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026) lalu.

Bahlil menilai, PLN terkendala memenuhi kebutuhan batu bara dengan kalori medium atau sedang, sebab harga jual ke PLN yang murah.

Harga Batu Bara Acuan

Perusahaan menjual batu bara ke PLN dengan mengacu kepada harga pemenuhan kebutuhan domestik atau domestic market obligation (DMO) seharga 70 Dolar AS per ton. Sedangkan, harga batu bara acuan (HBA) periode I Juni 2026 ditetapkan sebesar 121,83 Dolar AS per ton.

Terkait permasalahan ini, Bahlil sudah menerima perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk berkoordinasi dengan PLN, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM, dan BPKP untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar batu bara PLN.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
PERMADA Kepung PLN ULP Tanjung Pura, Soroti Pemadaman Berulang dan Desak Manager Mundur
Byar Pet Semakin Parah, Permada Ancam Gelar Aksi Demo di Kantor PLN Tanjung Pura
3 Kali Padam Sehari, Warga Pematang Cengal Langkat Pertanyakan Pelayanan PLN
Kadis SDABMBK Pimpin Rapat Progres dan Penyelesaian AGHT Pembangunan Sistem Transportasi Massal
PERHATIAN, Besok PLN Padamkan Listrik se-Kabupaten Dairi Selama 9 Jam
Bahlil Buka Mubeslub MKGR, Golkar Bukan Milik Segelintir Orang, Tapi Milik Rakyat Indonesia
komentar
beritaTerbaru