Senin, 05 Oktober 2026

Di International Conference CAPS 2026, Raja Malem Tarigan Dorong Pasar Jaya Jakarta Jadi Bagian dari Infrastruktur Kota

Faliruddin Lubis - Kamis, 20 Agustus 2026 23:50 WIB
Di International Conference CAPS 2026, Raja Malem Tarigan Dorong Pasar Jaya Jakarta Jadi Bagian dari Infrastruktur Kota
IST
Direktur Properti dan Perpasaran Perumda Pasar Jaya, Raja Malem Ukur Tarigan, dalam International Conference on Cities and Urban Planning Services (ICCAPS) 2026 di Jakarta (20/8/2026).

Planet mencakup aspek lingkungan seperti pengurangan sampah, efisiensi energi, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan menghadapi banjir dan cuaca ekstrem.

"Sebagai contoh terkait aspek planet ini, sejalan juga dengan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta No. 5 Tahun 2026, Perumda Pasar Jaya meluncurkan program Geber atau Gerakan Bersama Bersih Pasar. Tujuan bahwa secara bertahap di semua pasar di bawah pengelolaan Perumda Pasar, dapat dipastikan zero sampa," katanya.

Baca Juga:

Sementara Place melihat pasar sebagai bagian dari ruang kota, antara lain melalui aksesibilitas, kenyamanan pejalan kaki, kualitas ruang publik, dan aktivitas yang tercipta di dalam kawasan.

Adapun Performance tetap menempatkan kesehatan bisnis dan tata kelola sebagai bagian penting, melalui indikator seperti tingkat keterisian, pendapatan, produktivitas aset, serta kualitas data operasional.

Baca Juga:

Dengan kerangka itu, keberhasilan pasar tidak hanya dilihat dari seberapa besar pendapatan yang dihasilkan, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Dalam paparannya, Raja juga menyoroti perubahan cara masyarakat berbelanja menjadi salah satu tantangan.

Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan, mulai dari perdagangan elektronik hingga berbagai format ritel modern. Pada saat yang sama, masyarakat perkotaan juga semakin memperhatikan kebersihan, kenyamanan, keamanan, aksesibilitas, dan pengalaman ketika berbelanja.

Menurut Raja Malem, kondisi itu tidak cukup dijawab hanya dengan memperbaiki tampilan fisik pasar.

Pengelolaan dan aktivitas di dalam pasar juga perlu berubah. Pasar perlu memiliki kegiatan yang membuat masyarakat datang bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk berinteraksi dan menggunakan ruang yang tersedia secara lebih optimal.

Raja berharap, "Sembari menunggu para istri atau ibu-ibu berbelanja di pasar, di lain pihak para bapak-bapak punya ruang interaksi lain, seperti ngopi-ngopi bareng atau menyalurkan hobi lain. Nah ini, pasti lebih bagus untuk semua pihak."

Tags
beritaTerkait
Nobar Film G30S/PKI, Lom Lom Suwondo Ajak Masyarakat Jadikan Sejarah sebagai Pelajaran
2 Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG Asal Karo Dirujuk ke RSCM Jakarta
Hingga Sore Ini, Bandara Kualanamu Tiadakan Jadwal Penerbangan Rute Jakarta
" Kisah Kita " jadi Pembuktian Duet Guru MAN 3  Lolos Final PIDI 2026 EdTech
Demo Memanas Hingga Malam, Massa Main Bakar, Lempari Pagar Gedung DPR RI
Selangkah Lagi Pecah Bintang, Kombes Pol Reynold Hutagalung Kini Menjabat Kapolres Metro Jakarta Pusat
komentar
beritaTerbaru