Pasar tetap memiliki fungsi ekonomi sebagai tempat berlangsungnya perdagangan dan sumber penghidupan pedagang. Pada saat yang sama, pasar juga memiliki fungsi sosial dan dapat menjadi bagian dari sistem pangan serta aktivitas ekonomi lokal.
Karena itu, perubahan tidak harus menghilangkan karakter pasar yang telah terbentuk di tengah masyarakat.
Baca Juga:
"Pasar tidak harus memilih antara menjadi modern atau tetap menjadi milik masyarakat. Tantangannya adalah bagaimana pasar menjadi modern tanpa kehilangan nyawanya," ujar Raja Malem.
Gagasan tersebut menjadi salah satu perspektif yang dibawa Perumda Pasar Jaya dalam pembahasan mengenai masa depan pasar di tengah perkembangan kota.
Baca Juga:
Bagi Jakarta, tantangannya bukan hanya bagaimana membangun kota yang semakin modern, tetapi juga bagaimana memastikan ruang-ruang ekonomi masyarakat tetap memiliki tempat dalam perkembangan tersebut.
Pasar pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang transaksi. Ia juga berbicara tentang pedagang, konsumen, pangan, ruang publik, komunitas, dan kehidupan sehari-hari warga.
"Ketika pasar mampu beradaptasi dengan perubahan kota tanpa kehilangan fungsi sosialnya, pasar tidak sekadar bertahan. Ia menjadi bagian dari masa depan kota," tutup Raja dalam paparannya di hadapan para ahli perencana se-Asia Pasific (Asia Pasific Planning Societies). (REL/DEN)
Tags
beritaTerkait
komentar