Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Kick Off Jam Berapa?
Skuad Garuda mengawali perjalanan dengan manis di FIFA Series 2026 hingga sukses melesat ke final. Di partai puncak, pasukan John Herdman ak
Sport 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Seiring pertumbuhan industri kuliner yang semakin pesat, kebutuhan akan sistem operasional yang rapi dan terkendali menjadi perhatian penting bagi pelaku usaha.
Di tengah dinamika tersebut, PT Esensi Solusi Buana (ESB), perusahaan teknologi penyedia software all-in-one berbasis cloud untuk industri F&B, memperluas langkah transformasi digitalnya ke wilayah Sumatera, dimulai dari Batam, dan kini berlanjut ke Medan.
 Para pendiri PT Esensi Solusi Buana, Dwi Prawira, Chief Information Technology Officer; Gunawan Chief Executive Officer; Eka Prasetya, Chief Operating Officer; Setiadi Prawiryo, Chief Technology Officer.png)
Baca Juga:
Sebagai kota multikultural yang dikenal dengan julukan 'the Kitchen of Asia', Medan menjadi salah
Baca Juga:
satu penggerak utama industri kuliner Sumatera. Data Badan Pusat Statistik mencatat sektor
Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum di Medan tumbuh 14,50 persen sepanjang 2024 dan
menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi.1
Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa aktivitas bisnis kuliner di Medan berlangsung sangat
dinamis. Namun, disisi lain, masih banyak pelaku usaha yang masih mengandalkan sistem
operasional yang manual dan belum terintegrasi. Sehingga, kontrol transaksi, stok, dan pencatatan
keuangan belum berjalan optimal. Kondisi ini menjadikan keterbatasan sistem operasional sebagai
tantangan nyata bagi banyak pelaku usaha.
Survei Fraud Indonesia 2025 mencatat bahwa 39 persen kasus fraud terjadi akibat lemahnya
pengendalian internal.2 Menyadari tantangan tersebut, ESB menghadirkan solusi digital
terintegrasi yang membantu pelaku usaha membangun kontrol operasional yang lebih kuat,
meningkatkan transparansi data, serta menjaga performa bisnis di tengah pertumbuhan pasar
yang semakin kompetitif.
Co-Founder & CEO ESB Gunawan menilai bahwa dinamika pertumbuhan bisnis kuliner di Medan
turut membawa kebutuhan baru dalam cara pelaku usaha mengelola operasional.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas transaksi dan kompleksitas operasional menuntut pemantauan yang lebih menyeluruh terhadap aktivitas bisnis. "Melalui sistem digital yang terintegrasi dan data yang tersaji
secara real-time, pelaku usaha dapat menjalankan bisnis dengan lebih terukur, menjaga konsistensi
operasional, serta mengurangi risiko kebocoran dan fraud dalam jangka panjang," ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya memahami kebutuhan pelaku usaha, ESB membangun kolaborasi dengan ekosistem pengusaha lokal di Medan, salah satunya melalui diskusi dan kopdar bersama
Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Medan. Komunitas ini menjadi ruang bertukar pengalaman bagi pelaku usaha kuliner dalam menghadapi tantangan operasional di tengah
pertumbuhan bisnis yang semakin cepat.
Ketua TDA Medan Chairil F Siregar menilai bahwa tantangan operasional masih menjadi isu nyata bagi banyak pengusaha kuliner di daerah.
"Di lapangan, banyak pengusaha yang sehari harinya sibuk mengurus dapur, karyawan, dan pelanggan. Fokusnya ke operasional harian, sehingga
hal hal kecil seperti selisih pencatatan atau alur kerja yang kurang rapi sering terlewat. Bukan karena disengaja, tetapi karena belum ada sistem yang membantu memantau usaha secara menyeluruh.
Biasanya, kebutuhan akan solusi yang lebih rapi dan terkontrol baru benar benar terasa setelah usaha mulai ramai dan kompleks. Di titik inilah pendampingan dan solusi operasional yang mudah
diterapkan menjadi penting agar pengusaha bisa tetap fokus mengembangkan usahanya," ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional pelaku usaha kuliner di Medan, ESB
bersama TDA menggelar kegiatan Kopdar Racik Bisnis F&B pada 15 Januari 2026. Melalui diskusi interaktif, studi kasus, dan mini talk show bersama Agung Haryadi sebagai F&B Educator &
Management Consultant; Edwin Djaja selaku Regional Sales Lead ESB; serta Elisa Emegina Tarigan sebagai Owner El's Pizzeria, yang membahas mengenai pengelolaan operasional bisnis yang lebih
sistematis dan terukur.
Pendekatan berbasis edukasi dan kolaborasi ini sejalan dengan komitmen ESB dalam
menghadirkan solusi operasional yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha. Pada tahun 2025,
komitmen tersebut turut mengukuhkan posisi ESB sebagai perusahaan teknologi penyedia sistem F&B terintegrasi dari Indonesia yang masuk dalam daftar Forbes Asia 100 to Watch kategori
Enterprise Technology & Robotics.BEkosistemsolusi ESB mencakup ESB Point of Sales (POS) sebagai aplikasi kasir digital, ESB Order
untuk pengelolaan pesanan online.
Melengkapi ekosistem tersebut, ESB Core untuk manajemen
operasional dan keuangan berbasis sistem ERP, serta OLIN hadir sebagai asisten kecerdasan buatan (AI) pertama di industri kuliner Indonesia yang membantu pengusaha mengambil keputusan berbasis data, meningkatkan efisiensi, dan mendeteksi potensi fraud secara otomatis.
Melalui pendekatan kolaboratif dan dukungan solusi digital, ESB berkomitmen mendampingi
pelaku usaha kuliner di Medan dan Sumatera dalam membangun sistem operasional bisnis yang lebih kuat, transparan, dan berkelanjutan.( rel/Evi)
Skuad Garuda mengawali perjalanan dengan manis di FIFA Series 2026 hingga sukses melesat ke final. Di partai puncak, pasukan John Herdman ak
Sport 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026M us
Medan 2 jam lalu
Silalahi Raja Sektor Medan Kota menggelar syukuran perayaan HUT ke 36 di MJ Kafe Medan.
Medan 3 jam lalu
Kata Warga soal Sosok Pria yang Tewas dalam Freezer di Bekasi.
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDANSemangat pengabdian dan jiwa korsa mulai ditempa sejak langkah pertama. Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan Upaca
Sumut 3 jam lalu
Crash, Buat Veda Ega Pratama Gagal Finish di Moto3 Amerika Serikat.
Sport 4 jam lalu
Marco Bezzecchi Kuasai Klasemen Usai Menang di Austin, Persaingan Ketat Aprilia Racing.
Sport 4 jam lalu
Nilai tukar Rupiah Senin, 30 Maret 2026 pagi jadi Rp16.981 per Dolar AS melemah 1 poin dari penutupan perdagangan sebelumnya.
Bisnis 5 jam lalu
cuaca kota Medan Senin 30 Maret 2026 diguyur hujan ringan seluruh kecamatan.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Padang Lawas Seorang balita perempuan yang sempat ditemukan tanpa pendamping di area SPBU Hutalombang, Kabupaten Padang L
Sumut 6 jam lalu