Minggu, 08 Maret 2026

Kolak Pisang Jadi Menu Favorit Berbuka Puasa Saat Ramadan

Faliruddin Lubis - Minggu, 08 Maret 2026 09:40 WIB
Kolak Pisang Jadi Menu Favorit Berbuka Puasa Saat Ramadan
IST
Kolak Pisang.

POSMETRO MEDAN, Medan- Kolak pisang menjadi salah satu menu takjil yang paling populer saat bulan suci Ramadan. Hidangan manis berkuah santan ini hampir selalu hadir di meja berbuka puasa masyarakat Indonesia, karena rasanya yang lezat dan mampu mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan haus.

Kolak pisang biasanya dibuat dari bahan utama pisang yang dimasak bersama santan, gula merah, dan daun pandan sehingga menghasilkan aroma yang harum dan cita rasa manis yang khas.

Beberapa orang juga menambahkan bahan lain seperti ubi, kolang-kaling, atau labu untuk memperkaya rasa dan tekstur.

Baca Juga:

Selain mudah dibuat, kolak pisang juga dikenal memiliki kandungan energi yang cukup tinggi. Kandungan gula alami dari pisang dan gula merah dipercaya dapat membantu tubuh memulihkan tenaga dengan cepat setelah berpuasa seharian.

Di berbagai daerah, kolak pisang juga sering dijual oleh pedagang takjil menjelang waktu berbuka puasa. Hidangan ini menjadi pilihan favorit masyarakat karena harganya terjangkau dan rasanya cocok dinikmati dalam keadaan hangat maupun dingin.

Baca Juga:

Dengan cita rasa yang manis dan tradisi yang sudah turun-temurun, kolak pisang tetap menjadi salah satu menu berbuka puasa yang tidak pernah kehilangan penggemarnya setiap kali Ramadan tiba.

Berikut adalah resep dasar kolak pisang yang mudah diikuti:

Bahan-bahan

Pisang: 5-7 buah pisang kepok/tanduk/uli, potong serong.

Santan: 65 ml santan instan (atau 100-200 ml santan kental segar).

Pemanis: 100-150 gr gula merah/gula aren (sisir) & 1-2 sdm gula pasir (sesuai selera).

Aroma & Rasa: 1-2 lembar daun pandan, sdt garam, 1 liter air.

Opsional: Kolang-kaling, ubi, atau labu kuning.

Cara Membuat

Rebus Kuah Gula: Didihkan air dalam panci, masukkan gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam. Masak hingga gula larut. Saring larutan gula jika perlu untuk membuang kotoran.

Masak Pisang: Masukkan potongan pisang ke dalam air gula yang sudah mendidih. Masak dengan api sedang hingga pisang lunak (kurang lebih 5-10 menit).

Tambahkan Santan: Tuang santan instan ke dalam rebusan pisang. Aduk terus perlahan agar santan tidak pecah.

Matangkan: Masak kembali hingga mendidih dan kuah meresap ke dalam pisang. Koreksi rasa (tambahkan gula jika kurang manis).

Sajikan: Angkat dan sajikan hangat atau dingin.

Jenis Pisang: Gunakan pisang kepok, tanduk, atau pisang nangka yang matang namun tidak terlalu lembek.

Santan: Gunakan api kecil setelah santan masuk agar hasil kuah tidak pecah.

Pengental: Jika ingin kuah lebih kental, larutkan 1 sdt tepung maizena dengan sedikit air dan tuang ke dalam kolak saat mendidih.(BBS)

Tags
beritaTerkait
Info Marak THM Beroperasi Bulan Ramadan di Marindal 1, Kapolsek: Kita Cek Ke Lokasi, Tidak Ada Aktifitas
Peringatan Nuzulul Qur'an, Rico Waas: Momentum Penguatan Keimanan dan Menjadi Insan Qurani
Pertamina Sumbagut Pastikan Ketersediaan Pasokan Energi Selama Ramadan dan Menjelang Idul Fitri
Kanwil Kemenagsu Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan 200 Paket Ramadan
JMSI Sumut Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim di Medan
Safari Ramadan Pemko Binjai, Momentum Pererat Silaturahmi Dengan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru