Polsek Deli Tua Gelar Kegiatan 'Police Go To School'
Polsek Deli Tua Gelar Kegiatan &039Police Go To School&039
Sumut 6 menit lalu
Ada bermacam-macam gaya kepemimpinan. Banyak yang memilih terbuka, tidak pelit atau bahkan sampai mengumbar kata. Ada pula yang memutuskan berbicara seperlunya, lalu membiarkan hasil kerja menjadi penjelasan yang paling meyakinkan. Di lingkungan penegakan hukum, tipe yang kedua sering kali justru lebih menarik untuk dicermati.
Di tengah era ketika jabatan publik sering diiringi derasnya pernyataan dan publikasi, hadirnya sosok yang lebih memilih bekerja daripada berbicara menjadi sesuatu yang menarik untuk dicermati.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, tampaknya termasuk dalam kategori itu. Sejak dipercaya memimpin Kejati Sumut, publik belum banyak mendengar pernyataan-pernyataan yang mengundang perhatian. Tidak ada janji yang berlebihan. Tidak pula terlihat upaya membangun popularitas melalui ruang publik.
Baca Juga:
Yang justru kerap disampaikannya adalah kebutuhan untuk melakukan konsolidasi internal. Sebuah pernyataan yang sederhana, bahkan mungkin terdengar biasa. Namun dalam organisasi penegakan hukum yang besar dan kompleks, konsolidasi bukanlah pekerjaan kecil. Ia merupakan fondasi bagi lahirnya langkah-langkah yang lebih besar.
Pilihan sikap tersebut tidak lahir dari ruang kosong. Ia dibentuk oleh perjalanan karier yang panjang dan beragam. Muhibuddin bukanlah figur yang tiba-tiba muncul di puncak organisasi. Jaksa senior kelahiran Medan tahun 1968 yang berasal dari Peudada, Bireuen, Aceh, itu menapaki kariernya dari berbagai penugasan strategis yang menuntut ketelitian, kesabaran, dan kemampuan bekerja secara sistematis.
Baca Juga:
Lulusan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala yang kemudian meraih gelar Magister Hukum di kampus yang sama itu pernah dipercaya sebagai Koordinator Bidang Pelacakan Aset dan Eksekusi di Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebuah bidang yang jauh dari gemerlap pencitraan, tetapi sangat menentukan dalam memastikan penegakan hukum benar-benar menghasilkan efek nyata.
Ia juga pernah menjadi Atase Hukum di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh, menduduki sejumlah posisi penting di lingkungan Kejaksaan, mulai dari bidang perdata dan tata usaha negara, tindak pidana umum, hingga menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh. Sebelum dipercaya memimpin Kejati Sumut, ia sempat menjabat Direktur Pelanggaran HAM Berat di Kejaksaan Agung dan kemudian menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.
Rekam jejak semacam itu biasanya membentuk satu kesadaran penting: bahwa hasil kerja lebih bernilai daripada riuhnya kata-kata. Bahwa keberhasilan sebuah institusi tidak ditentukan oleh seberapa sering pemimpinnya muncul di hadapan publik, melainkan oleh seberapa efektif organisasi menjalankan tugas dan fungsinya.
Tentu publik tetap membutuhkan keterbukaan informasi. Transparansi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum yang baik. Namun keterbukaan tidak selalu identik dengan banyak berbicara. Ada kalanya sebuah institusi justru menunjukkan keseriusannya melalui ketepatan langkah, konsistensi kebijakan, dan capaian yang dapat diukur.
Karena itu, pendekatan yang diperlihatkan Muhibuddin patut dipandang sebagai pilihan kepemimpinan yang sah dan relevan. Terlebih dalam dunia penegakan hukum, kehati-hatian sering kali menjadi bagian dari profesionalisme. Tidak semua hal perlu diumumkan sebelum waktunya. Tidak semua pekerjaan harus dipertontonkan ketika prosesnya masih berlangsung.
Polsek Deli Tua Gelar Kegiatan &039Police Go To School&039
Sumut 6 menit lalu
Terlibat Aksi Rusak Rumah dan Jarah Warung Saat Tawuran, Pelaku Curat Diamankan Polres Pelabuhan Belawan.
Peristiwa 36 menit lalu
Dua Terduga Spesialis Curanmor Ditangkap Polsek Medan Kota, Nekat Beraksi di Sejumlah Lokasi
Medan satu jam lalu
Polres Sergai dan Polsek Pantai Cermin Gerebek Sarang Narkoba di Kota Pari, Dua Pelaku Ditangkap.
Peristiwa 2 jam lalu
Menkeu Purbaya Kena Reshuffle Mendadak, Pasar Keuangan Berpotensi Tertekan
Peristiwa 2 jam lalu
Polisi menggagalkan aksi tawuran antar sekelompok anak muda yang hendak terjadi di kawasan Simpang Tanjung Purba, Nagori Cingkes.
Peristiwa 2 jam lalu
Wali Kota Wesly Diwakili Sekda Junaedi Hadiri Pesta OlobOlob GKPS Resort Siantar III.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDANMEDAN Penantian panjang kepengurusan definitif Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) akhirnya beruj
Politik 3 jam lalu
Polres Humbang Hasundutan meningkatkan pengamanan pasca kericuhan.
Peristiwa 3 jam lalu
Ditresnarkoba Polda Sumut mengamankan Heri Fareja alias Erik (24) di Jalan Ring Road, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.
Medan 3 jam lalu