• Radar: AESA Raven ES-05
• Sistem sensor: IRST modern
• Harga: sekitar USD85 hingga USD100 juta per unit
Keunggulan
Gripen dikenal memiliki biaya operasional rendah, tetapi tetap memiliki kemampuan tempur yang sangat tinggi. Banyak negara menilai Gripen sebagai salah satu pesawat tempur dengan rasio biaya dan efektivitas terbaik di dunia.
Siapa Penguasa Langit ASEAN? Jika diukur dari teknologi murni, F-35 Singapura berada jauh di atas semua pesaingnya karena merupakan satu-satunya jet generasi kelima di ASEAN. Kemampuan stealth, sensor fusion, dan peperangan jaringan menjadikannya aset yang mengubah keseimbangan kekuatan udara kawasan.
Namun jika mempertimbangkan jumlah armada, fleksibilitas misi, dan daya gempur keseluruhan, Indonesia berpotensi menjadi kekuatan udara terbesar ASEAN dalam dekade mendatang melalui kombinasi Rafale, KF-21, F-16 yang dimodernisasi, serta berbagai program modernisasi lainnya.
Perlombaan kekuatan udara ASEAN kini bukan lagi soal siapa yang memiliki pesawat paling cepat, melainkan siapa yang mampu menggabungkan sensor, jaringan data, rudal jarak jauh, dan kecerdasan tempur dalam satu sistem yang terintegrasi. Dalam perang udara modern, yang menang bukan selalu yang paling cepat terbang, melainkan yang paling dulu melihat dan paling dulu menembak.
(wan/bbs)
Tags
beritaTerkait
komentar