Rabu, 11 Februari 2026

Setelah Green Card, Toba Caldera Meraih “Silver Award” di Ajang Geopark Smart Tourism Asian Development Bank

Administrator - Jumat, 03 Oktober 2025 22:22 WIB
Setelah Green Card, Toba Caldera Meraih “Silver Award” di Ajang Geopark Smart Tourism Asian Development Bank
IST
General Manager BP TC-UGGp Dr Azizul Kholis saat memaparkan konsep Smart Tourism “e-GOTA” pada acara Executive Learning Asian Development Bank di Busan, Korea.

POSMETRO MEDAN, Korsel-Hanya berselang sebulan setelah memperoleh status Green Card melalui sidang Global Geopark Network (GGN) di Chile pada tanggal 6 September 2025, Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark kembali menunjukkan pencapaian internasional dengan meraih Silver Award (peringkat kedua) kategori Outstanding Smart Tourism Country Assessment pada event Executive Learning Program Smart Tourism Ecosystem tingkat Regional Asia Tenggara, di Busan, Korea Selatan, Jumat (3/10/2025).

Ajang berkumpulnya para eksekutif dari berbagai program pemerintah ini diselenggarakan oleh Asian Development Bank bekerjasama dengan Dong A University di Busan.

Pada kesempatan itu, General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, Dr Azizul Kholis tampil memaparkan konsep smart tourism untuk pengembangan pengelolaan destinasi wisata di Toba Caldera UNESCO Global Geopark, dan konsep ini dinilai memenuhi kriteria pengembangan berbasis digital yang dapat memberikan manfaat besar bagi pelayanan wisatawan dan peningkatan mutu pengelolaan kawasan.

Baca Juga:

Azizul Kholis tergabung dalam tim delegasi Republik Indonesia bersama Iriani Mercy yang mewakili Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Dr Zulkifli Harahap selaku Ketua Tim yang juga adalah Asisten Deputi Bidang Hubungan Antar-lembaga Internasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Baca Juga:

Ide proyek yang diajukan oleh Azizul pada sesi pemaparan diberi nama "Easy Go to Geopark Toba Caldera (e-GOTA)". Gagasan ini mencakup usulan penyatuan layanan bagi pengunjung yang datang ke Geopark Toba Caldera Geopark dengan memanfaatkan satu sistem berbasis digital technology, yaitu menggunakan platform terpadu dan terintegrasi dengan tujuan memberikan pelayanan mudah, murah dan menyenangkan.

"Sistem ini akan memudahkan pengunjung untuk datang ke Toba Caldera Geopark dalam perspektif belajar tentang geodiversity, biodiversity dan culturaldiversity. Dengan layanan ini, para pengunjung yang ingin berwisata tematik geowisata untuk konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat, dapat memenuhi tujuannya dengan mengakses platform digital ini," tutur Dosen Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan ini.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, orientasi utama e-GOTA adalah quality tourism dan menjalankan prinsip sustainability tourism dengan memberikan pelayanan yang mencakup akomodasi, transportasi, dan atraksi terpadu.

"Penerapan e-GOTA memudahkan pengunjung mengakses pilihan geosite yang akan dilihat dengan pilihan geotrail-nya masing-masing, termasuk pilihan jenis kendaraan seperti bus, mobil pribadi, rental sepeda motor, ferry penyeberangan, kapal wisata, dan akomodasi penginapan, penyediaan makanan, belanja suvenir, tiket masuk lokasi geosite, yang semuanya sudah tersedia di dalam satu sistem terpadu berbasis webmedia dan penerapan QR code, serta digital payment sekaligus," papar eksekutif muda cum akademisi berusia 51 tahun ini.

Halaman:
Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Tak Menyusui Lagi, Siti Badriah Jalani Operasi Payudara di Korea Selatan
Tegang! Final Piala Asia Futsal 2026, Indonesia Kalah Adu Penalti, Iran Juara
Keren! Libas Jepang, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala Asia Futsal 2026
Gubsu Dorong BP Toba Caldera UGGp Pertahankan Green Card, Perkuat Dampak Nyata bagi Masyarakat Danau Toba
Duh! Pekerja Toba Caldera UNESCO Geopark Ngaku Tak Terima Gaji Desember 2025
Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Macan Asia Indonesia, Program Rumah Pangan Murah Bantuan Nyata Untuk Masyarakat
komentar
beritaTerbaru