Kamis, 04 Juni 2026

Menteri Agus Andrianto Minta Jajarannya Akomodatif Dukung KPK

P. Silalahi - Kamis, 04 Juni 2026 15:30 WIB
Menteri Agus Andrianto Minta Jajarannya Akomodatif Dukung KPK
ricardo/jpnn
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

POSMETRO MEDAN- Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan meminta seluruh jajarannya akomodatif mendukung proses hukum yang melibatkan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Agus Andrianto menyatakan jajarannya menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan berkomitmen untuk bersikap kooperatif.

Proses hukum yang berjalan, sebut Agus Andrianto, wajib didukung.

Baca Juga:

"Saya minta semua pihak akomodatif mendukung proses itu1" kata Agus Andrianto di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.

Dia mengatakan lembaganya siap membuka akses data, dokumen, serta keterangan yang dibutuhkan penyidik guna mempercepat pengungkapan perkara secara terang dan menyeluruh.

Baca Juga:

Ini, kata Agus Andrianto seperti dilansir Antara, menjadi momentum berbenah serta memperkuat tata kelola keimigrasian agar lebih bersih, transparan dan akuntabel.

Menurut dia, Kementerian Imipas juga sudah menonaktifkan pejabat yang tersangkut kasus hukum di KPK dari jabatannya sebagai langkah penegakan disiplin internal.

Langkah ini, tegas Agus Andrianto, untuk memastikan proses hukum dapat berjalan tanpa hambatan, sekaligus menjaga kelancaran fungsi pelayanan publik.

Agus Andrianto juga mengimbau seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Sekadar diketahui 3 Juni 2026, KPK menggelar OTT alias operasi tangkap tangan di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat.

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Periksa Wesly Silalahi Wali Kota Korup!!
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Tersangka Dugaan Pemerasan
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak Jadi Juri Tamu LCC KPKM RI
KPK Bangun Gerakan Antikorupsi Berbasis Masyarakat
KPK dan Kanwil Kemenag Sumut Perkuat Pendidikan Antikorupsi melalui Safari Keagamaan
KPK Ungkap 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan Pengadaan Barang dan Jasa
komentar
beritaTerbaru