Kamis, 11 Juni 2026

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Irak Utara

P. Silalahi - Kamis, 11 Juni 2026 15:02 WIB
Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Irak Utara
ANTARA
Foto ilustrasi - Rudal Iran.

POSMETRO MEDAN- Ketegangan Amerika dan Iran terus meningkat. Iran dilaporkan meluncurkan serangan rudal terhadap Pangkalan Udara Harir milik Amerika Serikat di Irak utara, demikian dilaporkan kantor berita Iran, Nour News.

Hal ini menyusul serangan AS terhadap Iran.

Laporan pada Kamis (11/6/2026) itu menyebut Iran juga menyerang sebuah situs radar AS di wilayah Kurdistan Irak, serta kapal-kapal Amerika di Selat Hormuz dan Teluk Persia.

Baca Juga:

Sebelumnya pada Rabu (10/6/2026), Presiden AS, Donald Trump, menuduh Iran mengulur-ulur perundingan. Dia mengatakan mengatakan bahwa Amerika Serikat berniat melancarkan serangan berskala besar terhadap Iran.

Sementara itu, pada Kamis dini hari waktu setempat, media Iran melaporkan adanya ledakan di kota-kota Minab, Mohr, Bandar Abbas, dan Sirik.

Baca Juga:

Sistem pertahanan udara diaktifkan di Teheran dan wilayah selatan negara tersebut.

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Angkatan Bersenjata Iran juga melaporkan adanya pelanggaran wilayah udara Iran bagian selatan oleh sebuah pesawat tempur F-16 milik AS.

Markas tersebut kemudian mengumumkan penutupan Selat Hormuz bagi seluruh kapal dan mengancam akan memberikan respons yang menghancurkan apabila terjadi serangan lebih lanjut dari AS.

Selat Hormuz Kembali Ditutup

Militer Iran pada Kamis (11/6) mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup sepenuhnya untuk aktivitas pelayaran.

Hal ini menyusul meningkatkan ketegangan dan permusuhan di kawasan.

Melalui siaran televisi nasional Iran, seperti diberitakan JPNN, Markas Besar Khatam Al-Anbiya mengatakan, jalur laut yang strategis tersebut ditutup untuk semua, termasuk kapal tanker dan kapal dagang, karena apa yang mereka sebut sebagai ketidakamanan di kawasan.

Militer Iran mengingatkan 'pergerakan apa pun' di Selat Hormuz akan menjadi sasaran tembak.

Keputusan ini akibat berlanjutnya 'agresi Amerika' serta serangan AS baru-baru ini terhadap Provinsi Hormozgan di Iran selatan.

Markas Besar Khatam Al-Anbiya juga membantah klaim AS bahwa kapal-kapal masih bisa melintasi Selat Hormuz.

Adapun sebelumnya media Iran melaporkan terjadinya ledakan, aktivasi sistem pertahanan udara, dan serangan udara di sejumlah titik di Iran selatan, termasuk Bandar Abbas, Minab, Jask, Qeshm, dan Sirik. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa pasukan AS telah melancarkan serangan 'membela diri' tambahan terhadap target-target di Iran.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Siapa Kolonel Cpn Jimmy Sirait? Peraih Gelar Master di U.S. Army War College, Bikin Harum Indonesia
Bongkar 8 Gudang Penadah, 136 Kendaraan Disita, 37 Tersangka Ditembak
Malam Takbiran Idul Adha 1447 H, Rico Waas Ajak Jajaran Pemko Medan Bekerja Ikhlas dan Penuh Pengorbanan
Polres Langkat Kerahkan Personel Amankan Malam Takbiran dan Festival Pawai Obor di Stabat
Belum Dioperasi karena Biaya, Ketua ABUJAPI Sumut Minta Kasus Satpam SPPG Korban Begal Jadi Perhatian
Ini Penjelasan RS Pirngadi Medan soal Satpam Ditembak Begal Lalu Disuruh Pulang
komentar
beritaTerbaru