Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia, Dihantui Ancaman Kuda Hitam
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026 Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
Sport 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Salah satu langkah kembali mengaktifkan Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia itu.
"Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali," ujar Kapolri di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026).
Baca Juga:
Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.
Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.
Baca Juga:
"Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas," tegas Kapolri seperti dikutip dari humas.polri.go.id pada Jumat 12 Juni 2026.
Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi seluruh masyarakat.
"Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian," ujarnya.
Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.
Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.
"Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia," pungkas Kapolri.***
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026 Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
Sport 3 menit lalu
Gelaran pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat akan dibuka dengan penampilan tuan rumah AS melawan Paraguay di Grup D.
Sport 27 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Ketua Distrik 102.09 Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Labuhanbatu, Uus Rusyadi, menyampaikan ucapan selamat ata
Sumut 31 menit lalu
Posmetro Medan, Karo Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra, mewakili Bupati Karo Antonius Ginting, secara resmi membuka dan
Sumut satu jam lalu
KUA Medan Perjuangan Hadirkan Wedding Wish Board untuk Pengantin Baru.
Medan satu jam lalu
Di Cabang Berkuda dan Karate, 3 personel
Profil 2 jam lalu
Badko HMI Sumut Bongkar Bau Busuk dan Nepotisme di PT Industri Nabati Lestari, PTPN Harus BersihBersih.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap m
Inter-Nasional 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Padangsidimpuan Prestasi membanggakan kembali diraih jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan. Pengawas Madra
Sumut 3 jam lalu
Lansia 70 tahun di PIK Jakut nyaris diculik bandit saat dirinya berolahraga pagi.
Berita 4 jam lalu