Ekspedisi Dijadikan Jalur Edar Narkoba, Sindikat Pemasok Antar Pulau Dibongkar
Rumah Kos di Medan Labuhan Dijadikan Gudang Narkoba, Pelaku Kelabui Ekspedisi dengan Paket Spare Part.
Medan 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Salah satu langkah kembali mengaktifkan Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia itu.
"Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali," ujar Kapolri di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026).
Baca Juga:
Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.
Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.
Baca Juga:
"Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas," tegas Kapolri seperti dikutip dari humas.polri.go.id pada Jumat 12 Juni 2026.
Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi seluruh masyarakat.
"Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian," ujarnya.
Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.
Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.
"Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia," pungkas Kapolri.***
Rumah Kos di Medan Labuhan Dijadikan Gudang Narkoba, Pelaku Kelabui Ekspedisi dengan Paket Spare Part.
Medan 9 menit lalu
Mahasiswa Pecinta Alam Medan Tangkap Puluhan Ikan Sapu Kaca di Sungai Deli.
Medan 21 menit lalu
Timnas Indonesia berhasil tiga poin perdananya di ajang ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026.
Sport 46 menit lalu
Geotourism Festival (Geofest) 2026 ditutup dengan apik di lapangan terbuka Resort Tasik Raban, Lembah Lenggong, Negeri Perak, Malaysia.
Inter-Nasional 55 menit lalu
Bawa sabu dan ganja, DNH terpaksa diamankan Satresnarkoba Humbahas.
Sumut 8 jam lalu
Kasus Amuk Massa Terduga Pencuri Ayam di Bali Viral, DPR Beri Penegasan ke Polisi.
Peristiwa 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Kepala MTsN 1 Labuhanbatu, Mustafa Kamal Nasution, menerima penghargaan The Best Leadership Education dalam Indone
Sumut 11 jam lalu
Timnas Indonesia Unggul Sementara 30 atas Kamboja, Debut Baker Langsung Cetak 2 Gol
Sport 11 jam lalu
Panggung Budaya Beta Tu Pulo Sibandang Meriahkan PRSU Ke50, Pemkab Taput Promosikan Wisata Berbasis Budaya
Sumut 11 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Seorang pria berinisial M.Y.F. (25) ditangkap petugas Sat Narkoba Binjai di sebuah gubuk di Jalan Bhakti, Dusun
Kriminal 12 jam lalu