Ssst... Kota Pematangsiantar Terima Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni 634 Unit
Kota Pematangsiantar Terima Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni 634 Unit.
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - Sebanyak 61 WNI saat ini masih ditahan oleh otoritas Timor-Leste setelah terjaring dalam operasi pemberantasan kejahatan penipuan daring (online scam) pada akhir Juni 2026.
Pemerintah Indonesia masih memantau proses penyelidikan yang berlangsung sebelum menentukan langkah pemulangan para WNI tersebut.
Berdasarkan laporan dari KBRI di Dili, aparat Timor-Leste awalnya mengamankan 67 orang dalam operasi yang digelar pada 27 Juni 2026. Namun, enam orang berhasil melarikan diri saat penggerebekan sehingga jumlah yang ditahan menjadi 61 orang.
Baca Juga:
"Yang tertangkap 67 orang. Enam orang melarikan diri ketika operasi, sehingga yang tertangkap 61 orang," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam keterangan pers Kamis, 9 Juli 2026 di Ruang Palapa, Kemlu RI, Jakarta.
Menurut Heni, hasil pendalaman sementara menunjukkan sebagian dari WNI yang diamankan sebelumnya pernah bekerja di pusat penipuan daring di Kamboja. Fenomena tersebut sejalan dengan pemantauan Kemlu RI bahwa para pelaku jaringan online scam berpindah ke negara lain.
Baca Juga:
"Berdasarkan pemantauan kita untuk penanganan online scam ini, ketika terjadi razia dari online scam center di Kamboja. Kemudian para WNI ex-Kamboja ini menyebar ke beberapa wilayah, termasuk di Timur Leste," ujarnya memaparkan.
Heni menjelaskan, dari 61 WNI yang kini ditahan, satu orang diduga berperan sebagai supervisor atau manajer dalam jaringan tersebut. Selain itu, lima orang lainnya diketahui pernah bekerja di online scam center di Kamboja sebelum berada di Timor-Leste.
Meski demikian, Heni menegaskan bahwa seluruh WNI tersebut masih menjalani proses penyelidikan oleh otoritas Timor-Leste. Karena itu, pemerintah Indonesia belum dapat memastikan kapan mereka dapat dipulangkan ke tanah air.
"Saat ini ke-61 orang ini masih dalam tahanan di Timor-Leste dan tentunya kita masih memantau apakah kemudian para WNI ini bisa dipulangkan atau tidak. Jadi saat ini masih dalam proses penyelidikan," ucap Direktur PWNI Kemlu RI.(RRI)
Kota Pematangsiantar Terima Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni 634 Unit.
Sumut 11 jam lalu
Bayi Perempuan Siapa Ini? Usia 3 Bulan Ditemukan di Tapanuli Tengah
Sumut 11 jam lalu
Wakapolri Berantas Premanisme, Jaga Dunia Usaha!
Peristiwa 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sibolga Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN Sibolga. Muhammad Luthfi, murid kelas XI, berhasil melanjutka
Sumut 12 jam lalu
Maruli Simanjuntak Undang Pemimpin Redaksi Media ke Mabesad
Inter-Nasional 12 jam lalu
POSMETRO MEDANUnit Reskrim Polsek Medan Kota berhasil membekuk seorang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) modus bongkar rumah kosong
Kriminal 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rudianto Sinaga, SE., M.Si. resmi dilantik sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Sumatera Utara
Medan 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan membangun generas
Medan 22 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu Sebuah peristiwa dugaan penembakan oleh oknum aparat kepolisian terhadap warga sipil terjadi di areal perkebunan
Peristiwa 23 jam lalu
Posmetro Medan,Labuhanbatu Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Parsadaan Pompar
Sumut kemarin