Menyediakan cara berhenti berlangganan yang sama persis dengan cara mendaftarnya (misalnya jika daftar lewat situs web, berhenti pun harus lewat situs web)
Tidak memaksa konsumen membayar biaya pengiriman untuk mengembalikan barang yang diberikan secara gratis
Baca Juga:
Memberitahu secara jelas jika ada pembaruan otomatis atau perubahan syarat layanan
Perusahaan yang melanggar akan dikenakan sanksi mulai dari 525 dolar AS per pelanggaran, serta wajib mengembalikan uang yang telah dipungut secara tidak sah.
Baca Juga:
Diperkirakan aturan ini saja bisa menghemat uang warga New York hingga 162,5 juta dolar AS atau setara Rp 2,6 triliun setiap tahunnya.
Biaya tersembunyi di aplikasi
Selain itu, pemerintah kota juga mengajukan aturan baru terkait harga transparan. Semua biaya wajib-mulai dari biaya layanan, biaya pemrosesan, hingga biaya administrasi harus sudah termasuk dalam harga yang tertera sejak awal. Konsumen tidak boleh lagi dikejutkan dengan biaya tambahan saat proses pembayaran berlangsung.
Praktik biaya tersembunyi ini merajalela di layanan pengantaran makanan, pemesanan hotel, hingga penjualan tiket hiburan. Menurut laporan Consumer Reports, biaya semacam ini membebani rata-rata keluarga di Amerika sebesar 3.200 dolar AS atau sekitar Rp 51 juta per tahunnya.
"Setiap dolar yang hilang karena biaya tak terduga atau langganan yang tak bisa dihentikan adalah uang yang seharusnya bisa digunakan untuk sewa rumah, belanja kebutuhan pokok, atau biaya pengasuhan anak," kata Wakil Walikota Bidang Keadilan Ekonomi Julie Su.
"Waktu yang terbuang hanya untuk berusaha berhenti berlangganan pun adalah waktu yang dirampas dari rakyat."
Tags
beritaTerkait
komentar