Rabu, 16 September 2026

Perhatian! 833 Dapur MBG Ditutup Permanen, 98 Unit di Wilayah Sumatera

P. Silalahi - Selasa, 28 Juli 2026 17:45 WIB
Perhatian! 833 Dapur MBG Ditutup Permanen, 98 Unit di Wilayah Sumatera
JPNN
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono.

POSMETRO MEDAN- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan, sebanyak 833 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan operasional secara permanen, pada Senin (27/7/2026).

"Kami telah menemukan adanya 833 dapur yang kami suspend per hari ini," ucap Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta Pusatseperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @R anggi teamSniper yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 28 Juli 2026.

Dapur MBG yang diberhentikan permanen ini tersebar di sejumlah wilayah, sebanyak 98 dapur di wilayah Sumatera, 311 dapur di wilayah Jawa dan Madura, serta 424 dapur di wilayah Kalimantan hingga Papua.

Baca Juga:

Sudaryono memastikan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditutup permanen tidak akan lagi diberi kompensasi atau pembayaran insentif karena telah melakukan pelanggaran tata kelola.

"Dapur yang di-suspend secara permanen ini itu bukan kayak yang lalu, misalnya dulu kan di-suspend tetapi tetap dibayar, kalau ini sudah di-suspend tutup, enggak dibayar. Ini betul-betul adalah suspend karena pelanggaran," ujar dia.

Baca Juga:

Mantan Wakil Menteri Pertanian itu menuturkan, mayoritas dapur ditutup karena masalah higienitas, sanitasi, hingga risiko keracunan.

"Terkait higienis, sanitasi, keracunan, kemudian kualitas yang tidak baik, tidak memenuhi standar yang kita inginkan. Kemudian IPAL-nya (Instalasi Pengolahan Air Limbah)," ujar dia.

Setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto untuk menahkodai BGN, Sudaryono menekankan tentang transparansi dalam menjalankan program MBG.

"Kami juga membangun sebuah transparansi, sebuah cara, dan kami akan umumkan di momen berikutnya ya bagaimana publik bisa ikut terlibat mengawasi menu MBG ini, mengawasi makanan yang dibagi ini," kata dia.

Dia menegaskan komitmennya untuk melakukan "bersih-bersih" di lingkungan BGN. "Kami mencoba untuk bersih-bersih, kami mencoba untuk kemudian yang melanggar kami berikan sanksi," tegas dia.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
DPP HARI Soroti Kasus Keracunan Siswa di Sejumlah Daerah, Desak BGN Perketat Standar Higienitas Dapur SPPG
Kapolsek Laubaleng Sambangi Sekolah, Imbau Pelajar Jauhi Tawuran dan Balap Liar
Tindak Lanjut Keracunan MBG, Delapan Hasil Kesepakatan RDP Akan Disampaikan ke BGN
BGN Hentikan Sementara 45 SPPG di 2 Daerah Kabupaten Simalungun
Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan Ditutup Permanen
Momen Kepala BGN Nangis Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Karo, Tapi tak Kunjung Ada Proses Hukum
komentar
beritaTerbaru