Minggu, 09 Agustus 2026

Wapres Tinjau Proses Rehabilitasi Jembatan Lumut di Aceh

DORONG PENGUATAN KONEKTIVITAS
P. Silalahi - Minggu, 09 Agustus 2026 17:16 WIB
Wapres Tinjau Proses Rehabilitasi Jembatan Lumut di Aceh
rel
Wapres Gibran Rakabuming Raka disela-sela peninjauan proses rehabilitasi jembatan Lumut di Aceh.

POSMETRO MEDAN- Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke salah satu proyek PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) pada Kamis, (6/8) dengan meninjau progres rehabilitasi Jembatan Lumut yang berlokasi di Desa Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memastikan percepatan penyelesaian infrastruktur strategis yang menjadi akses utama masyarakat pada ruas jalan nasional Takengon–Isé-Isé.

Pada peninjauan itu, Wakil Presiden turut didampingi Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan, Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 BPJN Aceh, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III BPJN Aceh, dan Project Manager Penanganan Tanggap Darurat Aceh Ruas Simpang Uning (Batas Kota Takengon) Batas Aceh Tengah/Gayo Lues dari Hutama karya, Azhar Mustafa.

Baca Juga:

Baca Juga:

Selama kunjungan berlangsung, Wakil Presiden menerima paparan mengenai progres rehabilitasi Jembatan Lumut sekaligus meninjau langsung pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Dalam paparan tersebut dijelaskan bahwa rehabilitasi dilakukan melalui metode jacking, yaitu peninggian struktur jembatan setinggi 1,5 meter menggunakan hydraulic jack, yang dilengkapi dengan pekerjaan perbaikan struktur, rehabilitasi railing, serta pengecatan ulang struktur baja. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 40%.

Jembatan Lumut merupakan jembatan rangka baja dengan bentang 30 meter dan lebar 7 meter pada ruas jalan nasional Takengon–Isé-Isé yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya.

Infrastruktur ini terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Lumut pada awal tahun 2025. Sebagai bagian dari upaya pemulihan sekaligus peningkatan ketahanan infrastruktur terhadap potensi banjir di masa mendatang, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menugaskan Hutama Karya untuk melaksanakan rehabilitasi jembatan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

jembatan.jpg">

Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani menyampaikan bahwa dukungan pemerintah melalui kunjungan Wakil Presiden menjadi motivasi bagi seluruh tim proyek untuk terus menjaga kualitas dan mempercepat penyelesaian pekerjaan.

"Kunjungan Wakil Presiden menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap percepatan peningkatan kualitas infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hutama Karya berkomitmen menyelesaikan rehabilitasi Jembatan Lumut sesuai spesifikasi teknis dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu sehingga jembatan dapat kembali berfungsi secara optimal dalam mendukung konektivitas masyarakat," ujar Hamdani.

Melalui rehabilitasi itu, Jembatan Lumut diharapkan memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap potensi banjir, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, serta memperkuat konektivitas pada ruas nasional Takengon–Isé-Isé sehingga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi logistik, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya.

Hutama Karya akan terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, BPJN Aceh, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyelesaian proyek berjalan sesuai target.

Melalui kolaborasi yang erat, Hutama Karya optimistis rehabilitasi Jembatan Lumut dapat segera dituntaskan sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat serta memperkuat konektivitas nasional.

Upaya ini sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkualitas, memperkuat konektivitas antar wilayah, serta mendorong pemerataan pembangunan sebagai fondasi peningkatan daya saing nasional, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.(rel/wik)

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Baru Peroleh Restorative Justice dari Kejari Medan, Roberto Kembali Jadi Tersangka Kasus Pengancaman
BNN Sumut Gagalkan Peredaran 92 Kg Ganja Jaringan Aceh-Medan, 2 Pelaku Diangkap
Bupati Taput Apresiasi Pembangunan Jembatan Asa SCTV di Parbaju Toruan, Pemkab Siap Kawal Perawatan ‎
Pemindahan Akses Keluar Pintu Tol Pekanbaru Dimulai 30 Juli 2026, Hutama Karya Imbau Pengguna Jalan Ikuti Rambu dan Arahan Petugas
John Ester Lase Hadir Dampingi Walikota Medan Rico Waas Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Medan Polonia
Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Permudah Akses Warga Medan Polonia
komentar
beritaTerbaru