Aktivitas Kegempaan Gunung Sinabung, BPBD Karo Imbau Masyarakat Tetap Waspada dan Patuhi Rekomendasi
Aktivitas Kegempaan Gunung Sinabung Menurun, BPBD Karo Imbau Masyarakat Tetap Waspada dan Patuhi Rekomendasi.
Sumut 23 menit lalu
POSMETRO MEDAN-Sejumlah akademisi, tokoh Melayu, budayawan, pemerhati adat dan sejarah berkumpul dalam Diskusi Pagi Pantai Timur Periode ke-39 untuk mengkaji keberadaan dan kedudukan qanun adat dalam perjalanan sejarah Kesultanan Langkat.
Kegiatan yang digelar Badan Koordinasi Pembangunan Masyarakat Pantai Timur (BADKO PMPT) Sumatera Utara, Sabtu (8/8/2026), mengangkat tema "Kajian Ilmiah: Qanun Adat dalam Mendaulat Sultan Langkat." Diskusi berlangsung pukul 08.00 hingga 11.00 WIB di AOBI Cafe, Jalan Singgalang No. 1, Medan, samping Hotel Daksina.
Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan tokoh Melayu, di antaranya Prof. Dr. OK. Saidin, S.H., M.Hum., Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Edy Ihsan, S.H., M.A., budayawan dan akademisi, serta Datuk Djohar Arifin Husin, yang dikenal sebagai tokoh olahraga, akademisi dan tokoh masyarakat Sumatera Utara.
Baca Juga:
Turut hadir Ketua Pengurus BADKO PMPT Sumatera Utara H. Syarifuddin Siba, S.H., M.H., Datuk Panglima Warta Diraja Kesultanan Langkat Azhari A.M. Sinik, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Langkat Hj. Nur Elly Heriani Rambe, MM, bersama sejumlah tokoh Melayu, budayawan dan pemerhati adat serta para zuriat Kesultanan Langkat
*Datuk Djohar : Adat Harus Menjadi Kekuatan Moral*
Baca Juga:
Dalam forum tersebut, Datuk Djohar Arifin Husin menekankan bahwa pembahasan qanun adat jangan hanya dipandang sebagai upaya mengenang masa lalu, tetapi harus ditempatkan sebagai bagian dari usaha menjaga jati diri dan marwah masyarakat Melayu.
Menurutnya, perkembangan zaman tidak boleh membuat generasi muda kehilangan hubungan dengan sejarah dan akar budayanya.
"Adat bukan sekadar simbol. Di dalam adat terdapat nilai-nilai yang mengajarkan tentang amanah, persatuan, musyawarah, penghormatan kepada sesama dan bagaimana seorang pemimpin menjalankan tanggung jawabnya," ujar Djohar dalam sambutannya.
Ia mengatakan, kajian mengenai qanun adat Kesultanan Langkat perlu dilakukan secara ilmiah dengan melibatkan akademisi, sejarawan, tokoh adat dan generasi muda.
"Kalau kita ingin membangun masa depan, kita harus mengetahui dari mana kita berasal. Sejarah dan adat harus kita pelajari dengan benar agar tidak terjadi pemahaman yang keliru," katanya.
Aktivitas Kegempaan Gunung Sinabung Menurun, BPBD Karo Imbau Masyarakat Tetap Waspada dan Patuhi Rekomendasi.
Sumut 23 menit lalu
Polres Langkat Paparkan 4 Perkara Menonjol, Salah Satunya Judi Tembak Ikan
Sumut 28 menit lalu
Wali Kota Wesly dan Ketua TP PKK Ny Liswati Hadiri CFD Rangkaian Peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI.
Sumut 38 menit lalu
POSMETRO MEDAN Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Hanura, Eko Afrianta Sitepu, mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan
Politik 51 menit lalu
Viral! Maling AC di Sir Salon Diciduk Tekab Polsek Medan Kota.
Kriminal 51 menit lalu
Ninja Hijau Raib dari Parkiran, Tiga Pria Diciduk Polsek Batang Kuis.
Peristiwa 53 menit lalu
Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Torehkan Prestasi Gemilang di Tobasari.
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDANSejumlah akademisi, tokoh Melayu, budayawan, pemerhati adat dan sejarah berkumpul dalam Diskusi Pagi Pantai Timur Periode ke
Politik satu jam lalu
Wapres Tinjau Proses rehabilitasi Jembatan Lumut di Aceh. Upaya mendoroong penguatan konektivitas.
Inter-Nasional satu jam lalu
Wali Kota Sibolga Dorong Potensi Skateboarder Muda, Upayakan Penyediaan Sarana Latihan.
Sport satu jam lalu