Anggota DPR RI Mafirion: Jangan Ada yang Kebal Hukum
Riau Kembali Dikepung Asap, DPR Desak Bongkar Korporasi di Balik Karhutla Jangan Ada yang Kebal Hukum.
Inter-Nasional satu jam lalu
Ia juga mendorong pemerintah melakukan audit dan evaluasi terhadap perusahaan perkebunan dan HTI, khususnya yang wilayah konsesinya berada di dalam maupun sekitar lokasi kebakaran.
"Jangan hanya masyarakat yang terus diingatkan untuk tidak membakar. Perusahaan juga harus bertanggung jawab. Kalau memang terbukti membakar atau lalai sehingga kebakaran terjadi di wilayah konsesinya, harus ada sanksi tegas, termasuk pencabutan izin," ujarnya.
Baca Juga:
Mafirion turut meminta aparat penegak hukum membuka secara transparan hasil penyelidikan terhadap titik-titik kebakaran yang ditemukan di dalam atau berdekatan dengan areal konsesi perusahaan.
Menurut Mafirion, dampak karhutla tidak sebatas persoalan lingkungan. Kabut asap turut menyentuh kesehatan masyarakat, pendidikan, aktivitas ekonomi hingga kualitas hidup warga.
Baca Juga:
Karena itu, ia meminta pemerintah membangun sistem pencegahan yang lebih permanen. Setiap pemegang izin perkebunan maupun HTI harus memastikan sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran berfungsi efektif.
Sistem tersebut mencakup kesiapan personel, peralatan pemadaman, ketersediaan sumber air, pemantauan titik api hingga kemampuan memberikan respons cepat ketika kebakaran terdeteksi.
"Kita tidak ingin Riau setiap musim kemarau kembali menjadi langganan kabut asap. Pemerintah harus memutus mata rantai ini. Perusahaan yang taat harus diberikan apresiasi, tetapi perusahaan yang terbukti membakar atau lalai harus dikenakan sanksi maksimal," katanya.
Mafirion juga mendukung langkah pemerintah dan aparat melakukan deteksi dini terhadap hotspot. Namun, menurutnya, keberhasilan penanganan karhutla tidak cukup diukur dari seberapa cepat api dipadamkan.
Pencegahan kebakaran berulang, kata dia, harus menjadi salah satu tolok ukur utama.
"Riau membutuhkan kebijakan yang memberikan efek jera. Jangan sampai api padam, tetapi persoalan yang sama kembali terjadi tahun depan. Kalau terbukti perusahaan menjadi penyebab kebakaran, cabut izinnya. Keselamatan rakyat dan lingkungan harus ditempatkan di atas kepentingan bisnis," tutup Mafirion.(RED)
Riau Kembali Dikepung Asap, DPR Desak Bongkar Korporasi di Balik Karhutla Jangan Ada yang Kebal Hukum.
Inter-Nasional satu jam lalu
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Ke81 RI di Masjid Al Munawwarah Berlangsung Sukses.
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Perkara dugaan suap proyek jaringan internet Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebing Tinggi Tahun A
Kriminal 14 jam lalu
Jack Miller dan Maverick Vinales Resmi Tinggalkan MotoGP Musim Depan
Sport 15 jam lalu
Susunan Pembalap MotoGP 2027 Semakin Jelas Era Baru 850cc Dimulai dengan Perombakan Besar.
Sport 15 jam lalu
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara bergerak cepat dalam mengakselerasi pembangunan sarana penunjang bagi masyarakat terdampak.
Sumut 16 jam lalu
Ribuan Umat Muslim ramaikan Haul ke5 Almarhum Haji Anif, di Masjid Al Musannif, Jalan Cemara, Kabupaten Deliserdang, Selasa (25/8/2026).
Medan 17 jam lalu
Anak Disabilitas Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diamankan Polres Karo Kurang dari 24 Jam.
Kriminal 17 jam lalu
Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek, 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk.
Peristiwa 18 jam lalu
Seorang wisatawan mengeluhkan tarif parkir sebesar Rp20 ribu yang disebut diminta seorang ibu di kawasan wisata Deleng Singkut Berastagi.
Sumut 20 jam lalu