Night at Museum, Wabup Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Deli Serdang
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong generasi muda semakin mengenal, mencintai dan melestarikan seni
Sumut 16 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta— Pernyataan lama Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel kembali heboh di media sosial.
Video yang memperlihatkan Noel menuntut hukuman mati bagi pejabat korup ramai dibagikan warganet. Tepatnya saat hadir dalam diskusi Indonesia Lawyer Club (ILC).
Dalam video itu, Noel yang saat itu masih menjadi relawan Presiden Jokowi menegaskan bahwa pejabat yang bermain-main dengan korupsi layak dijatuhi hukuman mati.
Baca Juga:
"Kita melihat hari ini ada lagi Menteri di lingkaran Presiden bermain-main dengan persoalan ini lagi," kata Noel dikutip pada Jumat (22/8/2025).
"Ini menurut kami layak untuk dihukum mati. Gak bisa lagi bangsa ini berkompromi dengan pejabat yang kultur dan karakternya seperti ini," tambahnya.
Baca Juga:
Noel bahkan menyebut lingkaran kekuasaan seperti dimasuki oleh para gengster korup.
Menurutnya, sehebat apapun Presiden dan sistem hukum, masalah tak akan selesai jika para pelaku tetap bercokol di sekitar kekuasaan.
"Mau sehebat apapun Presidennya, mau sehebat apapun sistem hukumnya, kalau masih mereka-mereka juga yang bermain di lingkaran kekuasaan ini saya yakin gak akan bisa jalan bangsa ini," Noel menuturkan.
Ia juga mengaku rela mengesampingkan keyakinannya demi mendukung hukuman mati bagi koruptor.
"Kenapa sampai saat ini konsisten orang yang sangat Kristen sekali, saya harus mengesampingkan kekristenan saya berbicara tentang hukuman mati," imbuhnya.
Noel menuding penegak hukum di Indonesia tidak punya keberanian karena masih menjadi bagian dari elit politik.
"Problemnya apakah institusi penegak hukum punya keberanian? Saya yakin tidak. Karena mereka punya bagian dari elit-elit partisan ini sendiri. Mereka kan produk politik," lanjutnya.
Tak hanya itu, Noel juga menyebut para pejabat hingga parlemen sebagai bandit yang tak bisa dipercaya.
"Ini bandit semua, di mana? Di sekeliling Jokowi. Lalu kita harus diam, di mana parlemen? Penegak hukum? Gak ada semua," tandasnya.(fajar)
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong generasi muda semakin mengenal, mencintai dan melestarikan seni
Sumut 16 menit lalu
Temu Ramah dan Sarasehan HUT ke81 Kemerdekaan RI, Wali Kota Wesly Silalahi Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan, serta Jaga Kerukunan.
Sumut 17 menit lalu
Polres Paluta Amankan 5 Tersangka Kasus Peredaran Narkotika dalam Sepekan.
Peristiwa 2 jam lalu
Ini Bukti Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto Anti Narkoba dan Begal.
Kriminal 2 jam lalu
Hadiri Konser Merah Putih, Wali Kota Wesly Ajak Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Positif.
Sumut 3 jam lalu
Dari Sumatera Utara untuk Nusa Tenggara Timur, Kepedulian Tak Mengenal Jarak.
Medan 3 jam lalu
BNN Musnahkan Ladang Ganja 12 Hektar di Nagan Raya, Aceh
Peristiwa 4 jam lalu
Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Subrata Lumbantobing Bagikan Pohon Cabai Layak Konsumsi ke 53 Kelurahan seKota Pematangsiantar
Sumut 4 jam lalu
Rakerda dan Nilai Sebuah Konsistensi
Editorial 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Tengaj Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah menangkap seorang pria terduga
Kriminal 16 jam lalu