Kamis, 14 Mei 2026
Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi Chromebook

Nadiem Makarim Ditahan Kejagung, Saya Tidak Melakukan Apapun

Administrator - Kamis, 04 September 2025 20:47 WIB
Nadiem Makarim Ditahan Kejagung, Saya Tidak Melakukan Apapun
Puspenkum Kejagung/Warta Kota Live
Nadiem Makarim resmi ditahan Kejagung setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.

POSMETRO MEDAN,Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim resmi ditahan penyidik Kejaksaan Agung setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan 2019–2022.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo, mengatakan penahanan dilakukan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan "untuk kepentingan penyidikan"

Atas perbuatannya, Nadiem dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga:

Kejaksaan Agung memperkirakan kerugian keuangan negara akibat kasus ini mencapai hampir Rp 1,98 triliun, meski perhitungan pasti masih dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)

Namun Nadiem membantah keras semua tuduhan.

Baca Juga:

Dengan wajah murung dan mengenakan rompi tahanan berwarna pink, ia justru mengucapkan sumpah atas nama Tuhan dan menegaskan tidak melakukan kesalahan.

"Saya tidak melakukan apapun. Tuhan akan melindungi dan kebenaran akan keluar," ujarnya sambil menegaskan bahwa integritas dan kejujuran adalah prinsip hidupnya nomor satu

Kedua pernyataan ini diucapkan Nadiem dari balik kaca mobil tahanan Kejaksaan Agung usai pemeriksaan, menunjukkan keyakinannya bahwa kebenaran akan terungkap.

Kasus ini berawal dari proyek pengadaan 1,2 juta unit laptop berbasis Chrome OS senilai sekitar Rp 9,3 triliun pada periode 2020–2022 sebagai bagian dari program digitalisasi pendidikan.

Anggaran besar tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Satuan Pendidikan (DSP).

Halaman:
Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Pakek Narkoba, Beraksi Pakai Sepeda Motor Pribadi
Pledoi Bongkar Dugaan Carut-Marut Internal Bawaslu Kepulauan Nias, Nur Alia Minta Dibebaskan
Korupsi Terjadi Karena Keserakahan, Kebutuhan, atau Sistem?
Dugaan Korupsi di Disdik Labuhanbatu Dilaporkan ke Kejati Sumut, Dari Pungli Kepsek Hingga Proyek Toilet
Curi Uang dan Cincin Emas Milik Tetangga Kos, Oknum Satpam Kena Ciduk, Pengakuannya Bikin Miris
Opsss...Poldasu Incar Dugaan Korupsi Miliaran Proyek SPKLU di PLN UID Sumut
komentar
beritaTerbaru