Kamis, 14 Mei 2026

Permainan Kotor Pegawai Pajak Terbongkar, KPK OTT Pejabat DJP Jakarta Utara

Evi Tanjung - Sabtu, 10 Januari 2026 20:05 WIB
Permainan Kotor Pegawai Pajak Terbongkar, KPK OTT Pejabat DJP Jakarta Utara
Ist

POSMETRO MEDAN, Jakarta -

Praktik kotor di tubuh Direktorat Jenderal Pajak kembali terbongkar. Sejumlah pejabat dan pegawai pajak diduga bermain api dengan mengurangi tagihan pajak wajib pajak demi keuntungan pribadi. Permainan licik yang merugikan negara ini akhirnya terendus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lembaga antirasuah tersebut kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, sasaran operasi adalah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara. OTT dilakukan setelah KPK memperoleh informasi kuat terkait dugaan transaksi haram antara petugas pajak dan wajib pajak.

Baca Juga:

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya OTT tersebut. Ia memastikan operasi berlangsung di wilayah Jakarta Utara dan melibatkan pegawai pajak aktif.

"Iya benar (OTT), Jakarta Utara. Benar, pegawai pajak Kantor Wilayah Jakarta Utara," ujar Fitroh kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

Baca Juga:

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa dalam operasi senyap tersebut, tim KPK mengamankan delapan orang. Mereka terdiri dari pejabat dan pegawai pajak yang diduga terlibat langsung dalam praktik suap dan gratifikasi.

Tak hanya itu, KPK juga menyita barang bukti berupa sejumlah uang tunai yang kuat diduga merupakan hasil transaksi ilegal antara petugas pajak dan wajib pajak.

"Sampai saat ini, tim telah mengamankan delapan orang beserta barang bukti dalam bentuk uang," kata Budi.

Seluruh pihak yang terjaring OTT langsung digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan intensif. KPK kini mendalami peran masing-masing pihak, termasuk modus yang digunakan untuk mengakali tagihan pajak demi kepentingan pribadi.

"Para pihak selanjutnya dilakukan pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK," tambahnya.

Tags
beritaTerkait
Diduga Jual Nama APH, Sosok Berinisial "Mbeng" Kuasai Proyek Meubelair Puluhan Miliar di Disdik Sumut
Rumah Zakat  Salurkan Kado Lebaran Yatim untuk 15 Siswa SMP Al Washliyah 8 Medan
Rico Waas Buka Peluang Kolaborasi Global, UNDP Siap Dukung Pengelolaan Sampah Dan Digitalisasi
Rico Waas Ajak Australia Investasi dan Perkuat Kerja Sama Pendidikan
Ketua DPD Partai Hanura Sumut Tekankan Pentingnya Peran Media Untuk Pembangunan
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, 2 Pengedar 4 Pembeli Dan Barang Bukti Narkoba Diamankan
komentar
beritaTerbaru