Senin, 29 Juni 2026

Serentak! Diperkirakan Awal Ramadan 18 Februari

Faliruddin Lubis - Rabu, 04 Februari 2026 11:20 WIB
Serentak! Diperkirakan Awal Ramadan 18 Februari
IST
Puasa

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Rahmadi Wibowo menjelaskan, penetapan 18 Februari 2026 sebagai awal puasa Ramadan ini berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Dia menjelaskan, KHGT dibangun di atas prinsip utama keselarasan hari dan tanggal di seluruh dunia (one day, one date globally).

Baca Juga:

Baca Juga:

Prinsip ini hanya dapat terwujud apabila bumi dipandang sebagai satu kesatuan matla', tanpa pembagian zona-zona regional, serta tetap mengikuti garis tanggal internasional.

"Kalau bumi dibagi ke dalam zona-zona penanggalan, maka tidak mungkin terjadi keseragaman hari dan tanggal. Karena bisa terjadi kawasan barat sudah masuk tanggal baru, sementara kawasan timur belum," jelasnya seperti dilansir dari laman Muhammadiyah or.id, yang dikutip Rabu (4/3/2026).

Rahmadi memaparkan, kalender apa pun pada dasarnya hanya bisa disusun dengan metode hisab (perhitungan astronomi). Rukyah, menurutnya, hanya mampu memastikan satu bulan ke depan, sehingga tidak mungkin melahirkan sistem kalender jangka panjang.

Karena itu, KHGT menggunakan prinsip ittihadul mathali' (kesatuan matla') dan parameter global, bukan kriteria lokal. Dia menerangkan, berdasarkan keputusan Majelis Tarjih, seluruh kawasan dunia dipandang sebagai satu kesatuan.

Bulan baru dimulai secara serentak apabila sebelum pukul 24.00 GMT terdapat wilayah daratan di bumi yang memenuhi dua syarat astronomis berikut: Elongasi bulan–matahari minimal 8 derajat Ketinggian hilal saat matahari terbenam minimal 5 derajat.

Tags
beritaTerkait
Lebaran Yatim dan Kelompok Difabel Bentuk Kepedulian Umat
Enam Tahun Menanti Pernikahan, KUA Mandrehe Laksanakan Akad Nikah Perdana
Kanwil Kemenag Sumut Pacu Akselerasi Percepatan Penyelamatan Wakaf
Kabid Penmad Kemenag Sumut Bantah Dirinya Terlibat Praktik Mutasi ASN
Sosialisasi BOS Pesantren 2025, Kabid Pakis Sumut Berharap Alokasi Anggaran Meningkat
Tak Sekadar Membaca, Guru PAI di Sibolga Didorong Terapkan Doing Al-Qur'an
komentar
beritaTerbaru