Senin, 04 Mei 2026
Bupati Cilacap Kena OTT KPK

Alumni IPDN Punya Kekayaan Rp12,03 Miliar

Faliruddin Lubis - Sabtu, 14 Maret 2026 12:02 WIB
Alumni IPDN Punya Kekayaan Rp12,03 Miliar
Cilacap.Go.ID
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

"Kami menghormati semua proses hukum dan menjunjung tinggi hukum," ujar Sekretaris Jenderal DPP PKB M. Hasanuddin Wahid, Jumat.

Ia mengatakan DPP PKB memandang kasus yang menjerat Bupati Cilacap sebagai pelajaran untuk seluruh kader partai agar tidak bermain-main dan selalu menjaga diri dari seluruh perbuatan melawan hukum.

Baca Juga:

Selain itu, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan atas proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Baca Juga:

Syamsul Auliya Rachman dikenal sebagai politikus muda yang memimpin Kabupaten Cilacap dalam periode pemerintahan 2025-2030.

Syamsul berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Pria yang lahir pada 30 November 1985 ini aktif di ranah politik lokal sebelum akhirnya memenangkan kontestasi kepala daerah dan menjabat sebagai bupati.

Selama masa kepemimpinannya, ia mengusung berbagai agenda pembangunan daerah, termasuk peningkatan infrastruktur dan penguatan sektor ekonomi lokal di wilayah pesisir selatan Jawa Tengah.

Selain sebagai bupati, Syamsul juga menjabat sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021-2026.

Pada Pilbup Cilacap 2024, Syamsul mencalonkan diri sebagai Bupati Cilacap bersama politikus Partai Golongan Karya, Ammy Amalia Fatma Surya.

Tags
beritaTerkait
Diperkuat Punggawa Timnas Elkan Baggott, Ipswich Town Promosi ke EPL Musim Depan
KPK Ungkap 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan Pengadaan Barang dan Jasa
MADILOG Sumut Geruduk Kementerian PU dan KPK RI, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp4 Miliar
Kena OTT KPK, Begini Cara Bupati Tulungagung Ngolah Duit Dari OPD
Pakai Baju Oranye No 129, Yaqut Nyangkut di KPK
OTT KPK, Eks Penyidik: Kepala Daerah yang Lain Tunggu Giliran
komentar
beritaTerbaru