Duh, Kesehatan Hotman Paris Hutapea Dikabarkan Menurun Drastis...
Kesehatan Hotman Paris Hutapea dikabarkan menurun drastis, usai dilaporkan ke Polisi atas dugaan ucapan yang merendahkan wartawan.
Inter-Nasional 24 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau kepala daerah dan masyarakat se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk bergotong royong melakukan pemutakhiran data pertanahan.
Persoalan tumpang tindih sertipikat atau yang dikenal sebagai KW 4, 5, dan 6, terjadi karena ada sertipikat lama yang belum dilengkapi peta kadastral atau belum terintegrasi dalam sistem digital. Kondisi ini membuat batas bidang tanah tidak terbaca dengan jelas dan rentan diklaim pihak lain sehingga berpotensi menimbulkan konflik.
"Karena itu saya imbau, kami minta tolong imbau kepada camat, sama lurah, sama warganya yang masih punya sertipikat tanah tahun 97-96 ke bawah, terus sampai tahun 60-an. Itu KW 4, 5, 6, Pak. Tolong segera mutakhirkan data pertanahannya," ujar Menteri Nusron dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-NTB, di Kantor Gubernur NTB, Mataram.
Baca Juga:
Menteri Nusron menjelaskan, salah satu indikator penting dalam menjaga kepemilikan tanah adalah penguasaan fisik di lapangan. Hal ini dapat terlihat saat proses pengukuran dilakukan oleh petugas. "Salah satu indikasi penguasaan fisik adalah tatkala petugas ukur dari BPN mau mengukur, tidak ada yang mengusir. Berarti pemohon dianggap penguasanya," ucapnya.
Ia pun menegaskan, perlunya langkah cepat dalam melakukan pemutakhiran data, termasuk dengan pengukuran ulang atau penggantian sertipikat lama agar masuk dalam sistem yang terpetakan dengan baik. "Ganti sertipikatnya kalau perlu. Minta ukur ulang kepada ATR/BPN. Karena datanya di sini masih tinggi," ungkap Menteri Nusron.
Baca Juga:
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam Rakor, jumlah sertipikat KW 4, 5, dan 6 di NTB ada sebanyak 247.913 bidang atau sekitar 7,5% dari total sertipikat. Angka itu dinilai cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan sengketa apabila tidak segera ditangani.
Kondisi tersebut rawan dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab, terutama di wilayah perkotaan. Oleh karena itu, Menteri ATR/Kepala BPN mengingatkan bahwa peran aktif pemerintah daerah hingga masyarakat sangatlah penting dalam menjaga dan memperbarui data pertanahan.
(Rel/Lkt)
Kesehatan Hotman Paris Hutapea dikabarkan menurun drastis, usai dilaporkan ke Polisi atas dugaan ucapan yang merendahkan wartawan.
Inter-Nasional 24 menit lalu
Pemain Sepak Bola Uruguay Si Bola Bruno Bentancor Meninggal Dunia di Usia 22 Tahun.
Sport satu jam lalu
Fans Argentina Bentrok dengan Polisi di Buenos Aires Setelah Kekalahan Final Piala Dunia FIFA 2026.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Personel Polsek Bandar Pulau Bongkar Barak Yang Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Narkoba.
Sumut 2 jam lalu
Nenek Jumiati Tewas Terbakar di Dalam Kamar Rumahnya.
Peristiwa 2 jam lalu
Wali Kota Wesly Silalahi Sampaikan Job Fair jadi Jembatan Perusahaan dengan Pencari Kerja
Bisnis 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Penegasan ini disampaikan Rico Waas saat memimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Pelayanan PBG di Balai Kota Medan, Ra
Medan 7 jam lalu
Kapolres Padangsidimpuan dan DPRD berkomitmen meniingkatkan sinergitas untuk pelayanan masyarakat.
Sumut 7 jam lalu
Bupati Humbahas Dr. Oloan P Nababan, S.H., M.H menghadiri peringatan HUT ke 75 Ikatan Bidan Indonesia.
Sumut 9 jam lalu
Inspektorat Kabupaten Asahan akan memeriksa lebih dari 300 ASN
Sumut 9 jam lalu