Selasa, 25 Agustus 2026

Biadab! Anak Disabilitas Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diamankan Polres Karo Kurang dari 24 Jam

P. Silalahi - Selasa, 25 Agustus 2026 18:00 WIB
Biadab! Anak Disabilitas Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Diamankan Polres Karo Kurang dari 24 Jam
Facebook @Polres Karo
Pelaku berinisial JS (65) tercatat sebagai warga Berastagi.

POSMETRO MEDAN- Komitmen Polres Karo melindungi kelompok rentan kembali dibuktikan.

Seorang anak perempuan berusia 10 tahun, penyandang disabilitas yang tidak dapat mendengar dan berbicara, menjadi korban dugaan kekerasan seksual.

Pelaku berinisial JS (65), warga Berastagi berhasil diamankan kurang dari 1x24 jam setelah laporan polisi diterbitkan.

Baca Juga:

Korban merupakan pelajar kelas IV SLB dan tinggal bersama ibunya di rumah pelaku.

Ibu korban bekerja di rumah makan milik tersangka.

Baca Juga:

Peristiwa terjadi sekitar awal Januari 2026, saat korban berada di lantai dua rumah pelaku.

Tersangka diduga mendatangi korban dan memegang bagian sensitif tubuhnya.

Sejak kejadian, korban takut terhadap tersangka dan lebih sering bersama ibunya.

Pada 17 Januari 2026, ketika diminta ibunya naik ke lantai atas, korban menolak dan melalui bahasa isyarat menyampaikan bahwa dirinya takut. Setelah ditanya, korban menunjukkan bahwa bagian sensitifnya pernah dipegang seseorang.

Saat pelaku melintas, korban menunjuknya. Ibu korban kemudian menanyakan langsung kepada pelaku dan tersangka disebut mengakui perbuatannya.

Namun, selama kurang lebih tujuh bulan tidak ada penyelesaian.

Hingga akhirnya korban dan ibunya, didampingi warga serta kepala desa, mendatangi UPTD PPA Pemkab Karo.

Selanjutnya, UPTD PPA berkoordinasi dengan Satres PPA-PPO Polres Karo dan mendampingi korban membuat laporan.

Laporan Polisi diterbitkan pada 27 Juli 2026. Setelah mengantongi dua alat bukti yang cukup, penyidik bergerak cepat dan mengamankan tersangka kurang dari 1x24 jam.

Sejumlah alat bukti turut diamankan, di antaranya fotokopi akta kelahiran korban dan hasil visum et repertum dari RSU Daerah Kabupaten Karo.

Tersangka kini telah ditahan dan dijerat Pasal 415 ke-b UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana juncto Pasal 6 huruf c dan Pasal 15 ayat (1) huruf g dan h UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang TPKS.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Res PPA-PPO Iptu Tina N., S.H., M.H.,--seperti dilansir di sebuah postingan anonim facebook @Polres Karo yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 25 Agustus 2026-- menegaskan penanganan perkara dilakukan cepat dan tepat karena korban merupakan anak sekaligus penyandang disabilitas dan termasuk kelompok rentan.

"Polres Karo tidak memandang status sosial maupun kondisi ekonomi seseorang dalam memberikan pelayanan dan penegakan hukum. Setiap perkara ditangani sesuai prosedur dan berdasarkan alat bukti," tegasnya.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Seorang Wisatawan Ngeluh Tarif Parkir Rp20 Ribu di Wisata Deleng Singkut Berastagi
Polsek Barusjahe Mediasi Perkelahian Remaja Dua Desa, Berujung Damai
Moment Wakapolres Dairi Pulihkan Mental 2 Bocah Korban Kekerasan di RSUD Sidikalang
Siswi SD Tewas Diduga Terkait Kasus Vaksinasi di SD Seberaya, Begini Jawaban Dinas Kesehatan Karo
Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi, Pemerintah tak Cukup Hanya Minta Maaf
Aktivitas Gunung Sinabung, Polsek Tiganderket Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
komentar
beritaTerbaru