Jumat, 28 Agustus 2026
Polda Sumut Ungkap Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online

Kedua Tersangka Baru Pertama Melakukan, Korban Dibuang Masih Hidup

Faliruddin Lubis - Kamis, 27 Agustus 2026 23:55 WIB
Kedua Tersangka Baru Pertama Melakukan, Korban Dibuang Masih Hidup
IST
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Cornelius Mangarahon Simanjuntak, bersama Kabid Humas, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H.

Kondisi tersebut kemudian mendorong AP merencanakan aksi pencurian dengan menyasar pengemudi taksi online.

"Dia mengatakan kepada si GPM ini, kita pesan saja Grab, kemudian nanti kita jerat lehernya dari belakang dengan menggunakan ikat pinggang," kata Cornelius.

Baca Juga:

Rencana pertama mereka gagal setelah membatalkan pesanan karena melihat pengemudi yang datang memiliki postur tubuh tegap. Keduanya kemudian kembali memesan layanan transportasi daring hingga akhirnya datang mobil Daihatsu Ayla yang dikendarai korban.

Kedua tersangka kemudian masuk ke dalam kendaraan. Dalam perjalanan, keduanya sempat mengetahui bahwa foto pengemudi yang tertera pada aplikasi berbeda dengan sosok korban karena foto tersebut merupakan foto ayah korban.

Baca Juga:

Namun, keduanya tetap menjalankan rencana yang telah disusun.

Saat kendaraan melintas di perjalanan, kedua tersangka berpura-pura hendak buang air kecil dan meminta korban berhenti. Ketika kendaraan berhenti, AP dari belakang menjerat leher korban menggunakan ikat pinggang milik GPM.

Korban melakukan perlawanan sehingga AP meminta bantuan GPM. Keduanya kemudian melakukan kekerasan terhadap korban hingga korban tidak berdaya.

"Dengan perlawanan dari si korban, akhirnya si tersangka AP minta bantuan kepada GPM yang sedang kencing tadi. Kemudian kembali masuk, akhirnya mereka berdua melakukan pengeroyokan, memukul, kemudian sampai akhirnya si korban lemas," jelasnya.

Setelah korban tidak berdaya, tubuh korban dipindahkan ke bagian belakang kendaraan. AP kemudian mengambil alih kemudi dan membawa kendaraan tersebut menuju lokasi lain.

Dalam perjalanan, keduanya sempat berhenti untuk membeli rokok dan tali. Setelah melanjutkan perjalanan, korban yang saat itu masih menunjukkan tanda-tanda bergerak kemudian dibuang di kawasan perkebunan tebu di Jalan Segitiga, Dusun 22, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak.

Tags
beritaTerkait
Kentang! Sabu Habis, 2 Pelaku Tega Habisi Sopir Taksi Online
Dari Sumatera Utara untuk Nusa Tenggara Timur, Kepedulian tak Mengenal Jarak
Mayat di Kebun Tebu Bulu Cina Driver Taksi Online, Diduga Korban Dirampok dan Dibunuh
Kinerja Polres Tapanuli Selatan Menuai Pujian dari Kalangan DPR RI
Dugaan Pembunuhan Nenek di Deli Serdang Libatkan Oknum Polisi Terungkap, Cuma Gegara Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII: Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
komentar
beritaTerbaru