Jembatan Rambing Putus dan Permukiman Tergenang Akibat Banjir di Tukka dan Pandan
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan -- Kasus pembacokan yang dilakukan seorang suami terhadap istrinya di Kabupaten Asahan, Sumut, mulai terungkap. Meski belum dikonfrontir kepada korban, namun penyebab Agus membacok istrinya Pitria Ningsih beberapa hari lalu sudah diketahui.
Polres Asahan melalui Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ghulam Yanuar SIK akhirnya buka suara terkait penganiayaan yang dilakukan Agus terhadap istrinya itu.
Ditemui di ruangannya, Ghulam mengungkapkan, dari pengakuan pelaku, penganiayaan itu dilakukan secara spontan usai melihat chat di HP korban.
Baca Juga:
Dimana dalam chat itu, seorang pria, tersimpan dengan kontak Fikri, diduga selingkuhan korban mengirim pesan bernada mesra, memanggil dengan kata sayang.
"Berawal dari situ, cemburu lah. Pengakuan pelaku istrinya diduga melakukan perselingkuhan, sehingga terjadi tindak pidana. Pelaku langsung mengambil pisau di dapur dan melakukan penganiayaan di bagian kepala sebanyak 8 kali," ungkap Ghulam.
Dibeberkan Ghulam, antara pelaku dan korban sudah pisah rumah sejak 3 minggu terakhir dan saat kejadian pelaku bermaksud menjemput anaknya.
"Pelaku kita sangkakan Pasal 338 Jo pasal 53 dengan subsider dan Pasal 44 ayat 2 UU RI nomor 23 tahun 2024," katanya.
Pada wartawan, pelaku, Agus mengaku kejadian bermula saat dirinya hendak menjemput anak-anaknya yang dibawa oleh korban ke rumah kontrakan sembari hendak mengambil ponsel milik korban yang dibelinya.
Namun, sesampainya di lokasi, korban yang melihat kedatangan pelaku langsung lari dan menutup pintu rumah. Karena merasa tidak diterima, pelaku langsung mendobrak rumah dan terjadi cekcok.
"Cekcoknya gara-gara saat itu saya ngambil handphonenya, di situ ada pesan dari seorang pria bernama Fikri mengirimi dia pesan dengan panggilan mesra. Ga lama itu, laki-laki itu nelfon dia, ga diangkat dan ada pesan bernada mesra yang membuat saya khilaf," aku Agus di awal.
Lanjut pria yang menjabat Kepala Dusun ini, korban yang tak terima ponselnya diambil melakukan perlawanan sehingga cekcok sampai ke dapur.
"Saya sudah hilang kesadaran dan terbawa emosi. Kami awalnya tinggal di kampung bersama orangtua saya. Tapi orangtua saya digaduhi (berkelahi), kami pindah. Di saat pindah, dia selingkuh, ngaku dan nangis. Kali ini dia selingkuh lagi. Sudah tiga kali saya diselingkuhi," ucapnya dengan nada suara tertahan.
Dirinya juga mengaku menyesal dan sampai saat ini masih memikirkan keadaan anak-anaknya yang masih berusia lima dan tiga tahun.
"Saya menyesal kenapa itu bisa terjadi, niat saya awalnya cuma mau jemput anak saya. Ternyata diberikan ke ibunya di Rantau Prapat tanpa sepengetahuan saya. Saya mau jemput mereka karena mau sekolah, dan semalam sudah saya jemput untuk sekolah," akunya tertunduk.
Sementara itu, Sekretaris Desa Tanjung Asri Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan, Supriadi mengatakan, pelaku dalam kesehariannya dikenal pribadi yang baik dan taat ibadah.
"Sepengetahuanku baik. Asal kami rapat, gitu azan dia langsung keluar, sholat. Memang pernah dengar istrinya selingkuh dan gak cocok sama keluarga besar si Agus. Kalau istrinya gak terlalu kenal, kurang bersosialisasi walaupun suaminya Kadus. Udah pisah rumah terakhir ini. Waktu nikah dulu pestanya di Damuli, jadi bukan orang kampung kami," beber Supriadi dari seberang telepon, (16/07/25) siang.
Diberitakan sebelumnya, Agus tega menganiaya istrinya, Pitria Ningsih, Minggu (13/07/25) dini hari lalu, di Perumahan Via Permai 4, Kelurahan Siumbut Baru Kecamatan Kisaran Timur, Asahan.
Saat itu warga komplek mendapati korban bersimbah darah terbaring di dekat pagar rumahnya. Akibat kejadian itu, korban kritis hingga harus dirujuk ke Rumah Sakit di Kota Medan.
(gon)
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,LUBUK PAKAM Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Deli Serdang menggelar Pelatihan Konten Kreator Kehumasan untuk mening
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,PERCUT SEI TUAN Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretar
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kabupaten Deli Serdang menampilkan beragam produk kerajinan dan karya perajin
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengingatkan para lulusan ag
Medan 12 jam lalu
Personel Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas di Lokasi Kebakaran Sidikalang
Sumut 14 jam lalu
Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H. salah satu perwira menengah Polri yang memiliki perjalanan karir yang cukup menarik.
Profil 15 jam lalu
Polres Tanjungbalai resmi menyerahkan penggunaan Jembatan Merah Putih Presisi kepada masyarakat di Jalan Lingkar Selatan.
Sumut 16 jam lalu
Polda Sumut dan Polres Humbahas Tetapkan 24 Tersangka Kasus Penyerangan di Matiti Humbahas
Peristiwa 17 jam lalu
TNI AL (Posal) Polewali Mandar, Lanal Mamuju mengamankan warga Desa Bajoe, Kecamatan Binuang, beserta barang bukti narkoba.
Inter-Nasional 18 jam lalu