Austria Imbang Lawan Aljazair, Iran Pulang Kampung
Hasil Imbang Austria vs Aljazair Buat Iran Tersingkir dan Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menewaskan seorang wanita bernama Lina Kwan (44). Korban tewas setelah dianiaya secara brutal oleh tersangka D.C (41) di sebuah rumah di Jalan Pukat II, Medan Tembung.
Aksi keji ini dipicu oleh dendam lama dan paranoia tersangka yang berada di bawah pengaruh narkotika.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Komisaris Besar Polisi Bayu Putro Wijayanto, menjelaskan bahwa motif tersangka dilandasi oleh sakit hati dan rasa ditipu.
"Tersangka memiliki dendam terkait kasus penganiayaan di tahun 2023. Ia mengaku pernah menyerahkan sejumlah uang kepada korban untuk mengurus perkaranya saat itu, namun ia tetap ditahan," ujar Bayu dalam keterangan presnya, Rabu (27/8/2025).
Puncak dari kekejian ini terjadi pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Menurut kronologi yang diungkap polisi, pertikaian antara korban dan tersangka sudah dimulai sejak pagi hari. Situasi memanas pada pukul 20.00 WIB ketika tersangka, yang curiga sabu-sabu miliknya berkurang, menuduh korban hendak menjebaknya.
Dalam keadaan emosi dan di bawah pengaruh narkoba, D.C memukuli korban berulang kali sambil terus menanyakan keberadaan narkotika tersebut. Meski korban sudah menunjuk beberapa lokasi, sabu-sabu yang dicari tidak ditemukan. Amarah tersangka semakin menjadi-jadi.
"Tersangka terus memukuli badan, tangan, serta kepala korban dengan menggunakan botol bir, meskipun korban sudah berusaha melindungi diri di ujung tempat tidur," tambah Bayu.
Dari hasil penyelidikan mendalam, terungkap fakta-fakta penyiksaan lain yang lebih mengerikan. Tersangka diketahui menyekap korban di lantai tiga rumahnya, merampas akses komunikasi, dan pernah melakukan kekerasan seksual dengan memasukkan botol bir ke kemaluan korban.
"Bahkan, tersangka juga pernah memaksa korban meminum air seninya sendiri yang ditaro dalam baskom," ungkap bayu.
Korban yang telah bersimbah darah akhirnya meninggal dunia akibat penganiayaan berat tersebut. Kasus ini terungkap setelah viral dimedia sosial dan pihak satreskrim Polrestabes melakukan penyelidikan.
Hasil Imbang Austria vs Aljazair Buat Iran Tersingkir dan Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport satu jam lalu
Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan NilaiNilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel Sambut Hari Bhayangkara ke80.
Medan satu jam lalu
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut 5 jam lalu
Bertambah! Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Jadi 1.430 Orang.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Imbang vs Kolombia, Portugal di Jalur Neraka.
Sport 6 jam lalu
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 18 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kesempatan kerja bagi masyarakat terus menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Melalui berbagai
Medan 18 jam lalu