Empat Kandidat Bertarung pada Pilkades, Rekam Jejak dan Integritas Kandidat Disorot
POSMETRO MEDAN,Humbang Hasundutan Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baringin Natam, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasu
Sumut 34 menit lalu
POSMETRO MEDAN-Kasus pembunuhan yang melibatkan anak di bawah umur hingga kini masih menyisakan kejanggalan. Sebab, anak usia 12 tahun dengan begitu teganya memghunjamkan senjata tajam ke ibu kandungnya. Bahkan sampai 20 tusukan. Apakah tak ada peran orang lain dalam kasus ini?
Pengamat Kriminal Medan, Andi Yudistira angkat bicara terkait kasus yang menggemparkan Kota Medan ini. Ia memaklumi banyaknya muncul pertanyaan publik terkait kewajaran kasus ini.
"Kalau kita bicara secara logika manusia biasa, ini memang sulit diterima. Anak SD secara fisik sangat lemah dibandingkan wanita dewasa. Dalam kondisi sadar, korban seharusnya bisa melawan, berteriak, atau setidaknya melakukan pergerakan defensif," ujar Andi Yudistira.
Baca Juga:
Ia menambahkan, jumlah luka tusukan yang banyak juga menjadi indikator penting yang harus dikaji secara serius. Menurutnya, melakukan satu atau dua tusukan saja sudah membutuhkan tenaga dan keberanian, terlebih puluhan kali, yang secara psikologis dan fisik bukan hal mudah bagi anak seusia tersebut.
"Ini bukan soal menuduh siapa pun, tapi soal kejanggalan yang harus dijawab dengan pendekatan ilmiah dan forensik. Jangan hanya berhenti pada pengakuan," tegasnya.
Baca Juga:
Andi menekankan, penyelidikan harus mencakup rekonstruksi kejadian secara detail dan menyeluruh. Mulai dari posisi korban saat kejadian, jarak antara pelaku dan korban, jenis senjata tajam yang digunakan, sudut dan kedalaman luka, hingga waktu kematian korban.
Selain itu, kondisi korban sebelum kejadian juga harus diperiksa secara medis. Apakah korban dalam keadaan tertidur lelap, mengalami kelelahan ekstrem, atau kemungkinan berada dalam kondisi yang membuatnya tidak mampu memberikan respons cepat.
Lebih lanjut, Andi juga menyoroti aspek psikologis anak yang menjadi terduga pelaku. Menurutnya, pemeriksaan terhadap anak tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Anak di bawah umur sangat rentan terhadap tekanan, sugesti, dan trauma, sehingga berpotensi memberikan keterangan yang tidak sepenuhnya mencerminkan kejadian sebenarnya.
"Pemeriksaan harus dilakukan oleh penyidik yang memiliki kompetensi khusus, melibatkan psikolog anak, dan idealnya dilakukan oleh polwan. Ini penting agar keterangan yang diperoleh benar-benar valid dan tidak dipengaruhi tekanan," jelasnya.
Di tengah kebingungan publik, muncul pula spekulasi di masyarakat mengenai kemungkinan adanya faktor lain yang turut berperan dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, Andi mengingatkan agar aparat penegak hukum tidak terjebak pada spekulasi, melainkan menjawab semua keraguan publik dengan fakta dan pembuktian hukum.
POSMETRO MEDAN,Humbang Hasundutan Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baringin Natam, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasu
Sumut 34 menit lalu
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagal
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus meningkatkan kualitas fasilitas publik dengan menjawab kebutuhan penerangan jalan di se
Medan 14 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus mendorong penataan ruang publik yang berkualitas dan mampu memberikan manfaat nyata bag
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN,JAKARTA Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjajaki skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pengemban
Sumut 15 jam lalu
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 16 jam lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 17 jam lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 17 jam lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut 17 jam lalu