Kerahkan Personel Jaga 24 Jam, Pungli di Sidebuk-Debuk Disikat
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Kematian Nur Sri Wulandari Lubis yang diduga dibunuh oleh suaminya sendiri masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Hingga kini, anak korban yang baru berusia lima tahun kerap mencari keberadaan sang ibu, tanpa memahami bahwa ibunya telah tiada.
Kesedihan itu disampaikan salah seorang keluarga korban, Fatimah Hani. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal keluarga sudah menaruh kecurigaan atas kematian Nur Sri Wulandari Lubis karena dinilai tidak wajar. Menurutnya, korban tidak pernah mengeluhkan sakit sebelum meninggal dunia.
"Anaknya masih umur lima tahun, sampai sekarang masih nyari bundanya. Dari awal kami memang curiga kematiannya nggak wajar. Nggak ada tanda-tanda sakit sama sekali," ujar Fatimah, Minggu (28/12/2025).
Baca Juga:
Fatimah juga menyebut adanya kejadian yang semakin menguatkan kecurigaan keluarga. Ia mengaku ada salah seorang kerabat yang diduga kerasukan dan menyampaikan bahwa Nur Sri Wulandari dibunuh oleh suaminya.
"Kami makin curiga karena ada keluarga yang kemasukan, katanya ruh korban. Dia bilang korban dibunuh sama suaminya," tuturnya.
Baca Juga:
Dijelaskan Fatimah, komunikasi antara korban dan keluarganya masih berjalan normal hingga Kamis malam (30/10/2025). Sekitar pukul 22.00 WIB, Nur Sri Wulandari bahkan sempat melakukan panggilan video dengan ibunya, Siti Amnah.
"Malam jam 10 masih video call sama mamaknya. Nggak ada tanda-tanda apa pun. Tapi paginya mamak dikabari sama Asrizal kalau anaknya nggak bangun dari tidur," jelasnya.
Terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga, Fatimah mengaku keluarga tidak mengetahui secara pasti apakah korban pernah mengalami penganiayaan fisik. Namun, mereka mengetahui bahwa Nur Sri Wulandari kerap dikurung di dalam rumah oleh suaminya.
"Kalau dipukuli kami nggak tau. Tapi yang jelas dia sering dikurung di rumah. Kami tau itu, tapi nggak bisa berbuat apa-apa karena itu rumah tangga mereka. Dia juga nggak mau cerita," ujarnya.
Hal senada disampaikan ibu korban, Siti Amnah. Ia mengatakan anaknya dikenal sebagai istri yang taat dan patuh kepada suaminya. Meski sering dikurung, korban jarang mengeluh dan memilih memendam semuanya sendiri.
"Waktu sempat dibuat surat perjanjian itu, dia nggak dikurung. Tapi cuma beberapa hari. Habis itu dikurung lagi. Saya tanya sama anak saya, dia bilang nggak apa-apa, Mak. Di rumah enak, cuma masak, makan, tidur, dan ngurus rumah saja," tutur Siti Amnah dengan suara bergetar.
Siti Amnah juga mengungkapkan keseharian anaknya yang penuh pengabdian kepada suami. Bahkan, korban kerap terlihat menyuapi suaminya saat makan. Hal itu membuat keluarga tak pernah menyangka bahwa Asrizal tega menghabisi nyawa istrinya sendiri.
"Kalau makan pun sering kulihat disuapi anakku. Makanya kejam kali dia buat sama anakku," ucap Siti Amnah sambil menangis.(DAM/MS)
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut satu jam lalu
Bertambah! Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Jadi 1.430 Orang.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Imbang vs Kolombia, Portugal di Jalur Neraka.
Sport 3 jam lalu
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kesempatan kerja bagi masyarakat terus menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Melalui berbagai
Medan 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, mendampingi Wali
Medan 15 jam lalu
Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M. adalah seorang tokoh masyarakat, pengusaha, dan politisi senior asal Sumatera Utara .
Profil 18 jam lalu