UINSU Wisuda 2.038 Lulusan, Rektor Tekankan Alumni Berdampak dan Berkontribusi
POSMETRO MEDAN, Medan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengingatkan para lulusan ag
Medan 51 menit lalu
POSMETRO MEDAN-Kelakuan AM alias Abi (31) benar-benar mencoreng dunia pendidikan agama. Pria yang menjabat sebagai pemilik sekaligus pengajar di sebuah Pondok Tahfidz di Desa Sei Mencirim ini tega mencabuli hingga menyetubuhi santriwatinya sendiri.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Bayu Putro Wijayanto mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan, terdapat lima orang santriwati yang menjadi korban kebejatan tersangka. Dari jumlah tersebut, empat orang dicabuli, sementara satu orang lainnya dipaksa bersetubuh.
"Total ada lima korban. Seluruhnya sudah menjalani analisis psikologi. Untuk pemulihan hak-hak korban, kami berkoordinasi dengan UPT PPA dan Peksos Deli Serdang," tegas Bayu, Jumat (20/2/2026).
Baca Juga:
Hasil interogasi polisi mengungkap fakta miris di balik aksi nekat tersangka. AM mengaku nekat menggerayuti anak didiknya karena kecanduan menonton film dewasa. Sebelum melancarkan aksi bejatnya, Abi lebih dulu mencekoki para korban dengan tayangan video porno dari ponselnya.
Baca Juga:
"Motifnya karena yang bersangkutan sering melihat film dewasa. Saat beraksi, korban diperlihatkan video tersebut terlebih dahulu," beber Kasat.
Aksi "predator" ini dilakukan AM dengan memanfaatkan situasi sunyi di pondok. Tersangka memilih waktu saat istrinya—yang juga pengajar di sana—sedang keluar rumah untuk belanja keperluan pondok.
Adapun lokasi yang digunakan tersangka untuk melampiaskan nafsu setannya adalah kamar mandi dan sebuah ruangan tertutup yang berada di area dapur.
"Jadi saat istrinya keluar belanja, di situlah tersangka beraksi. Lokasinya ada di kamar mandi dan satu ruangan agak tertutup di bagian dapur," tambah Bayu.
Selain itu, aksi tak terpuji itu dilakukan AM di kamar mandi ponpes dan di sebuah ruangan yang tertutup di bagian dapur. "Di dapur itu ada satu ruangan agak tertutup," kata Bayu.
Saat ini proses penyidikan AM sudah memasuki tahap 2. Seluruh barang bukti dan tersangka telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses penuntutan.
Sebelumnya diberitakan salah satu Pondok Tahfidz di Desa Sei Mencirim dirobohkan warga, Minggu (4/1/2026) malam. Aksi itu dilakukan setelah pengasuh pondok berinisial AM diduga mencabuli santriwati berinisial N.
Selain dugaan tindak pidana tersebut, pondok tahfidz itu juga disebut tidak mengantongi izin operasional. Kepala dusun setempat mengaku pihak pengelola pondok tidak pernah melaporkan adanya kegiatan belajar mengajar di lokasi tersebut. (Dam)
POSMETRO MEDAN, Medan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengingatkan para lulusan ag
Medan 51 menit lalu
Personel Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas di Lokasi Kebakaran Sidikalang
Sumut 3 jam lalu
Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H. salah satu perwira menengah Polri yang memiliki perjalanan karir yang cukup menarik.
Profil 4 jam lalu
Polres Tanjungbalai resmi menyerahkan penggunaan Jembatan Merah Putih Presisi kepada masyarakat di Jalan Lingkar Selatan.
Sumut 5 jam lalu
Polda Sumut dan Polres Humbahas Tetapkan 24 Tersangka Kasus Penyerangan di Matiti Humbahas
Peristiwa 6 jam lalu
TNI AL (Posal) Polewali Mandar, Lanal Mamuju mengamankan warga Desa Bajoe, Kecamatan Binuang, beserta barang bukti narkoba.
Inter-Nasional 7 jam lalu
pria di pesisir Pantai Binasi II, Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mulai terkuak.
Sumut 8 jam lalu
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Putra Sang Proklamator yang Keluar Dari Politik dan Menepi di Dunia Seni.
Peristiwa 8 jam lalu
Kapolres Sibolga AKBP Budi Prasetyo bersama pejabat utama melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Sibolga.
Sumut 10 jam lalu
Personil Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas Peristiwa Kebakaran di Sidikalang
Peristiwa 11 jam lalu