Setan Merah Bungkam Belgia, Dek Yamal Cees Dinantikan Prancis di Semifinal
Spanyol Taklukkan Belgia 21, Lamine Yamal Cs Dinantikan Prancis di Semifinal.
Sport satu menit lalu
POSMETRO MEDAN,Lahat -- Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggemparkan warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, akhirnya terungkap dalam waktu singkat. Polisi berhasil menangkap pelaku, AF (23), yang ternyata merupakan anak kandung dari korban, SA (63).
Peristiwa tragis ini mencuat setelah warga menemukan potongan tubuh manusia yang dikubur dalam tiga karung plastik di kebun milik korban di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Rabu (8/4/2026) dini hari.
Bagaimana Kasus Ini Terungkap? Kasus ini bermula dari kecurigaan keluarga yang tidak melihat korban selama hampir satu pekan. Kecurigaan tersebut mengarah pada gundukan tanah mencurigakan di kebun milik korban. Perangkat desa bersama warga kemudian menggali lokasi tersebut dan menemukan tiga karung berisi potongan tubuh manusia.
Baca Juga:
"Saat karung dibuka, warga mendapati potongan tubuh manusia yang diduga merupakan korban. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu'min Wijaya.
Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengarah kepada anak korban sebagai pelaku.
Baca Juga:
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ridho Pradani menyampaikan bahwa pelaku berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam. "Pelaku sudah kita amankan kurang dari 24 jam. Untuk motif masih kita dalami untuk mengungkap secara utuh kronologi dan latar belakang kejadian," ujar Ridho.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga nekat melakukan pembunuhan karena emosi setelah korban menolak memberikan uang. "Ya benar, pelaku mutilasi merupakan anak kandung korban sendiri. Motifnya diduga kuat karena pelaku emosi korban menolak memberikan uang yang rencananya akan digunakan untuk bermain judi slot," terang Ridho.
Peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai, Kabupaten Lahat.
Dalam kondisi emosi, pelaku membacok korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Setelah itu, pelaku melakukan serangkaian tindakan keji untuk menghilangkan jejak. Potongan tubuh korban kemudian dibawa ke lokasi lain di Desa Karang Dalam untuk dikuburkan.
Untuk menyamarkan aksinya, pelaku sempat meminta bantuan dua rekannya, Raju dan Nando, untuk menggali lubang dengan dalih pekerjaan kebun. Kedua orang tersebut diberi upah sebesar Rp300.000 tanpa mengetahui tujuan sebenarnya.
Spanyol Taklukkan Belgia 21, Lamine Yamal Cs Dinantikan Prancis di Semifinal.
Sport satu menit lalu
guru di Kabupaten Deli Serdang mengeluhkan kebijakan yang mewajibkan mereka tetap masuk sekolah setiap hari selama masa liburan.
Sumut satu jam lalu
PT Pengembangan Pertanian TaiwanIndonesia, Yuan Haichiang datang mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat.
Bisnis 5 jam lalu
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengadakan program cek kesehatan gratis dalam rangkaian perayaan HUT ke23
Sumut 6 jam lalu
Terbukti menyiksa istri siri dan mengonsums narkoba, oknum Polri berpangkat Aiptu akhirnya resmi dipecat.
Kriminal 6 jam lalu
Dandim 0207/Simalungun dan Kapolres meninjau pelayanan kesehatan dan trauma healing pascabencana.
Sumut 7 jam lalu
Sat Lantas Polres Pematangsiantar melaksanakan razia gabungan PKB tahun 2026 di Jalan Merdeka.
Sumut 7 jam lalu
Kanwil Kementerian Hukum Sumatera Utara memperkuat pembinaan dan pengawasan jabatan notaris
Sumut 8 jam lalu
Sosok Jampidsus Febrie Adriansyah, pemilik rumah di Sentul yang berisi emas 74 Kg kini berada di pusaran dugaan korupsi.
Profil 8 jam lalu
Bobby Nasution mengakui pelaku tambang ilegal menyetop aktivitas kalau tim penertiban datang, tapi petugas pergi mereka kembali beroperasi.
Sumut 9 jam lalu