Jumat, 24 April 2026

Minum Kopi Nafsu Memuncak, Minta Dilayani 2 Kali Eh Ditolak, Kekasih Gelap Dicekik Sampai Tewas

Faliruddin Lubis - Jumat, 24 April 2026 14:43 WIB
Minum Kopi Nafsu Memuncak, Minta Dilayani 2 Kali Eh Ditolak, Kekasih Gelap Dicekik Sampai Tewas
IST
Tersangka saat diamankan.

POSMETRO MEDAN,Batu Bara- Misteri kematian seorang ibu rumah tangga (IRT) yang ditemukan meninggal dunia di Hotel Sorake, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, akhirnya terungkap. Korban diketahui tewas akibat dibunuh oleh pria teman kencannya.

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, dalam keterangan persnya, Kamis (23/4/2026), menjelaskan bahwa korban berinisial SS (41), warga Desa Sukamaju, Kecamatan Tanjung Tiram, tewas setelah dianiaya oleh tersangka Muhammad alias Amat (61), seorang nelayan, kekasih gelap korban.

"Korban dianiaya dan dibunuh oleh tersangka yang merupakan teman prianya saat keduanya menginap di hotel tersebut," ujar Kapolres.

Baca Juga:

Peristiwa bermula saat korban dan tersangka datang ke Hotel Sorake pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Keduanya kemudian menyewa kamar nomor 15 setelah berinteraksi dengan petugas resepsionis.

Di dalam kamar, tersangka sempat mengonsumsi minuman kopi yang dibawanya. Sekitar pukul 23.00 WIB, tersangka mengajak korban berhubungan badan. Permintaan tersebut sempat dipenuhi korban.

Baca Juga:

Namun, pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, tersangka kembali mengajak korban berhubungan badan, tetapi ditolak. Penolakan tersebut memicu emosi tersangka.

"Tersangka yang emosi kemudian mencekik leher korban dan membekap mulut korban hingga tidak berdaya," jelas Kapolres.

Korban sempat berteriak meminta tolong. Suara tersebut didengar oleh petugas hotel yang kemudian mendatangi kamar. Saat ditemukan, korban dalam kondisi terbaring dan mengalami kesulitan bernapas sebelum akhirnya meninggal dunia.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD H OK Arya Zulkarnain. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan autopsi.

Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan adanya luka memar di bagian mata, mulut, dan leher korban. Selain itu, ditemukan tanda-tanda kekerasan pada organ dalam, termasuk paru-paru dan saluran pernapasan.

Tags
beritaTerkait
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Sabu
Perumda Tirtanadi Jalin Kerjasama dengan Jaksa Pengacara Negara Kejati Sumatera Utara
Driver Ojol Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Jalan Rajawali
Semangat Kartini di Tirtanadi Sumut, Nurleli Buktikan Ketangguhan Perempuan Dalam Dunia Teknik Sipil
Semangat Kartini di Tirtanadi Sumut, Halimatussa'diah Ajak Perempuan Berproses dari Bawah
Diduga Mabuk, Pengemudi Mobil Tabrak Kerumunan Warga Lagi Olahraga, 1 Wanita Tewas
komentar
beritaTerbaru