Senin, 08 Juni 2026

Ramai di Medsos, Lurah Negeri Lama Bantah Lakukan Penyimpangan Bansos

Evi Tanjung - Senin, 08 Juni 2026 18:41 WIB
Ramai di Medsos, Lurah Negeri Lama Bantah Lakukan Penyimpangan Bansos
ist
Ilustrasi

Posmetro Medan, Labuhanbatu- Lurah Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Syarifuddin Nasution membantah isu miring terkait penyimpangan bantuan sosial (Bansos) yang sedang ramai di media sosial (medsos), menyeret namanya.

Dalam narasi yang diposting akun Facebook atas nama Zainuddin Harahap, Lurah Syafruddin akrap disapa Ulong disebut-sebut telah mentilep bansos milik warga yang sudah meninggal dunia.

Saat ditemui, Senin (8/6/2026) kepada wartawan Lurah Ulong menegaskan dirinya tidak pernah ikut campur dalam penyaluran bansos, semua ia percayakan kepada masing-masing Kepala Lingkungan (Kepling).

Baca Juga:

Menurut Ulong, isu yang lagi ramai di medsos tersebut adalah keliru atau hoaks.

Masih kata Ulong, kalaupun ada warga yang sudah terdaftar namun meninggal dunia, itu bisa dialihkan kepada salah satu anggota keluarga yang terdapat dalam satu KK, dan membuat berita acara pengalihan sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Perum Bolug Kabupaten Labuhanbatu.

Baca Juga:

"Itu kita buat beritanya acaranya, dan semua lewat aplikasi, jadi tidak segampang itu," tegas Ulong.

Ulong menambahkan, ia juga mengapresiasi segala bentuk kritik dan saran dari masyarakat. Menurutnya, perhatian masyarakat terhadap Kelurahan yang dipimpinnya merupakan bahan evaluasi baginya.

"Kalau ada yang tidak pas, silahkan datang ke kantor, mana yang salah kita koreksi bersama", tutup Ulong. (BS)

Tags
beritaTerkait
Pemkab Labuhanbatu Sabet Opini WTP BPK, Bukti Nyata Tata Kelola Keuangan Bersih dan Akuntabel
Mengejawantahkan Wangsit Siliwangi, AMS Labuhanbatu Salurkan Bantuan Semen untuk Korban Kebakaran
15 Warga Kelurahan Ladang Bambu Tuntungan Terverifikasi Calon Penerima Program PKH Medan Makmur
LAN Labura Apresiasi Polres Labuhan Batu Gelar Ops Antik Toba 2026
Rico Waas Buka Digitalisasi Bansos Untuk Akhiri Salah Sasaran Bantuan
Diduga Kojek Masih Bebas Kendalikan Peredaran Sabu di Ajamu
komentar
beritaTerbaru