Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Zonk
Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Tanpa Hasil.
Sumut 22 menit lalu
Baca Juga:
Posmetro Medan, BINJAI - Keluarga pasien mengaku kecewa terhadap pelayanan Rumah Sakit Latersia Binjai, setelah merasa dipaksa menjalani tindakan medis hingga dibebani biaya tinggi, Jumat (24/04/2026).
Baca Juga:
Kekecewaan itu dialami keluarga seorang pasien bernama Nurma Uliamah, yang sebelumnya mengalami kecelakaan dan dilarikan ke RS Latersia Binjai pada Kamis (23/04/2026).
Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), korban sempat mendapat penanganan awal. Namun, pihak rumah sakit kemudian meminta pasien menjalani pemeriksaan lanjutan menggunakan rontgen.
Pihak keluarga mengaku telah menolak tindakan tersebut. Meski demikian, menurut mereka, rumah sakit tetap mengharuskan pemeriksaan dilakukan.
"Anak saya menangis mengadu bahwa Ibunya (mantan Istri) tidak dilayani dengan sepantasnya," ujar Asbet, pihak keluarga pasien.
Asbet juga menyebut, pada malam hari itu pihak rumah sakit meminta pembayaran segera, meskipun pasien tidak dirawat inap maupun ditempatkan di ruang perawatan.
"Pasien tidak menginap, tidak masuk kamar, tapi diminta langsung bayar malam itu juga," ungkapnya.
Tak hanya itu, keluarga juga diminta menandatangani sebuah surat pernyataan yang berisi bahwa rumah sakit tidak bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pasien.
Setelah pembayaran dilakukan, pasien justru disarankan untuk dirujuk ke RS Adam Malik Medan. Namun, pihak keluarga mengaku tidak sanggup melanjutkan rujukan tersebut dan memilih membawa pasien pulang.
"Sebelumnya kami ingin menggunakan BPJS, tapi pihak rumah sakit mengatakan tidak bisa digunakan," tambah Asbet.
Lebih lanjut, Asbet mengungkapkan total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp6.400.000. Dia mempertanyakan besarnya tagihan tersebut karena, menurutnya, pasien tidak menerima obat untuk dikonsumsi.
Merasa ada kejanggalan, Asbet bersama awak media mendatangi rumah sakit untuk meminta penjelasan terkait rincian biaya kenapa sampai begitu banyak. Namun, sampai di sana mengaku tidak mendapat kejelasan.
"Saya sudah janjian dengan dokter pukul 15.00 WIB, tapi malah dibola-bola ke sana kemari. Tidak ada solusi maupun penjelasan," tegasnya.
Atas kejadian ini, Asbet berencana mengadukan persoalan tersebut ke DPRD Kota Binjai agar dilakukan Rapat Dengar Pendapat
Sementara itu seorang dokter di IGD RS Latersia Binjai ketika di temui Asbet Manurung berdalih sudah sesuai prosedur .( Red )
Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Tanpa Hasil.
Sumut 22 menit lalu
Letkol Agus Rangkuti menduduki jabatan sebagai Dandim 0207/Simalungun yang baru.
Profil 6 jam lalu
Home Industry Vape Narkoba Libatkan WNA Beroperasi di Kos Mewah di Kota Medan.
Medan 7 jam lalu
Kapolres Asahan Buka Kejurnas Grasstrack Putaran II.
Sport 7 jam lalu
Sindikat Ganjal ATM Kuras Uang Lansia Rp 200 Juta di Medan Beraksi 14 TKP.
Kriminal 7 jam lalu
Operasi Selama 244 Hari, Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Ratusan Miliar
Medan 8 jam lalu
Anggota DPRD Rommy Van Boy Desak Pemko Medan Bongkar Properti Hermes yang Kuasai Trotoar.
Medan 8 jam lalu
Pemprov Sumut dan Kemenhub Bahas Langkah Strategis, BRT Mebidang Ditargetkan Rampung 2027.
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Polrestabes Medan melansir hasil capaian Operasi Antik 2026 yang digelar selama 21 hari berturutturut. Hasilnya, korps Korp
Medan 10 jam lalu
BPK Temukan Potensi Kerugian Rp1,33 Triliun di BTN Dalam Pengelolaan KPR.
Inter-Nasional 11 jam lalu