Senin, 10 Agustus 2026

Badut Penjual Balon Menyesal Bunuh Ibu Mertua, Masih Cinta Istri dan Mikirin Anak

Faliruddin Lubis - Jumat, 08 Mei 2026 18:22 WIB
Badut Penjual Balon Menyesal Bunuh Ibu Mertua, Masih Cinta Istri dan Mikirin Anak
DetikJatim
Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata berbincang dengan Satuan, badut penjual balon yang membunuh ibu mertua dan melukai istrinya.

POSMETRO MEDAN,Mojokerto - Satuan (43) mengaku menyesal setelah membunuh ibu mertua dan melukai istrinya di Mojokerto. Namun, yang membuat badut penjual balon ini susah tidur adalah kepikiran anak balitanya.

"Menyesal pasti menyesal. Yang bikin tidak bisa tidur karena kepikiran anak saya yang kecil terus," ujar Satuan saat ngobrol hangat dengan Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata.

Perbincangan santai Satuan dengan Andi di lobi Mapolres Mojokerto pada Kamis (7/5) sore. Badut penjual balon ini mengizinkan semua ceritanya direkam awak media untuk dipublikasikan.

Baca Juga:

Ia lantas mengungkapkan unek-uneknya terkait anak. Menurut Satuan, tidak mudah mengasuh anak balitanya. Sebab sang anak kerap rewel apabila keinginannya tidak dipenuhi. Di sisi lain, ia tidak percaya dengan istrinya, Sri Wahyuni atau Yuni (35).

Menurutnya Yuni jarang mau mengasuh anak balitanya dengan dalih kerja lembur. Ibu dua anak ini bersedia mengasuh dengan syarat Satuan memenuhi semua kebutuhannya. Mulai dari uang belanja, sekolah anak, hingga perawatan.

Baca Juga:

"Apalagi anak saya itu susah, tidak semua orang bisa momong. Kalau istri saya kasar sama anak," terangnya.

Satuan menikah dengan Yuni tahun 2020. Saat itu ia dan Yuni sama-sama berstatus duda dan janda. Buah pernikahan tersebut, mereka dikaruniai 2 anak. Namun, salah satu anak mereka telah tiada.

Sedangkan Yuni awalnya janda dengan seorang anak. Karena suami pertamanya meninggal dunia. Praktis saat ini, pasutri Satuan dan Yuni mempunyai 2 anak, yaitu anak pertama kelas 2 SMP, anak kedua berusia 3,5 tahun.

Ketika disinggung terkait nasib anak balitanya, Satuan kembali menyebut dirinya tidak bisa tidur selama di Rutan Polres Mojokerto. Karena ia terus kepikiran anaknya yang baru genap berusia 4 tahun November nanti.

"Tidak bisa tidur kepikiran anak terus. Menyesal pasti menyesal. Kalau sama yang meninggal saya enggak mikir, mikirin anak. Mertua saya kalau ngomong juga kasar," jelasnya.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Buang Bayi Di Pinggir Sungai Bingei Binjai, Seorang Bidan dan Pria Ditangkap
Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Digaransi Profesional dan Transparan
Duh...!!! Polisi Tangkap Wanita Sekaligus Ibu yang Buang Bayi Perempuan di Asahan
Polres Asahan Amankan Pria Diduga Terlibat Kasus Pengeroyokan Dahlan Panjaitan Hingga Tewas
Patroli Presisi Sat Samapta Polres Dairi, Cegah Kejahatan C3 dan Jaga Kamtibmas
Polrestabes Medan Ratakan Bantaran Rel KA Medan - Kualanamu, 3 Kg Ganja dan  Sejumlah Paket Sabu Hingga Beragam Senjata Disita
komentar
beritaTerbaru