Sabtu, 26 September 2026

Badut Penjual Balon Menyesal Bunuh Ibu Mertua, Masih Cinta Istri dan Mikirin Anak

Faliruddin Lubis - Jumat, 08 Mei 2026 18:22 WIB
Badut Penjual Balon Menyesal Bunuh Ibu Mertua, Masih Cinta Istri dan Mikirin Anak
DetikJatim
Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata berbincang dengan Satuan, badut penjual balon yang membunuh ibu mertua dan melukai istrinya.

Keluarga kecil ini sempat tinggal serumah dengan ibu kandung Yuni, Siti Arofah (53) di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Puri, Mojokerto. Mereka lantas mengontrak rumah sekitar 8 bulan lalu karena hubungan Satuan dengan ibu mertuanya tak harmonis.

Dari sudut pandang Satuan, ia merasa tidak dihargai sebagai menantu. Karena penghasilannya yang pas-pasan sebagai badut sambil jualan balon dan mainan anak. Namun, ia menegaskan motifnya menghabisi Siti karena panik saat kepergok menganiaya istrinya.

Baca Juga:

"Spontan pak, iya (panik). Karena mertua datang makanya saya langsung ambil pisau di dapur," ungkapnya.

Rumah kontrakan yang menjadi saksi bisu kekejaman Satuan ini hanya sekitar 15 meter di sebelah barat rumah Siti. Belakangan, Satuan dan Yuni pisah ranjang. Mereka tinggal di rumah orang tua masing-masing yang semuanya di Dusun Sumbertempur.

Baca Juga:

Meski rumah tangganya diwarnai bergai persoalan, Satuan mengaku masih mencitai Yuni. Ia juga berpersan kepada para istri agar tidak mempermainkan suami yang tulus mencintai.

"Terhadap perempuan di luar sana supaya tidak mempermainkan laki-laki. Karena laki-laki kalau sudah tulus cinta, matipun dilakukan. (Anda cinta?) Cinta pak," ujarnya sambil menangis.

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata menjanjikan bantuan kepada Satuan terkait perawatan anak balitanya.

"Kepolisian juga mencoba tidak hanya sebagai penegak hukum, tapi juga teman. Silakan nanti mungkin di dalam sampean bisa menyampaikan soal pembinaan anak. Bagaimana sebaiknya supaya nanti polres juga bisa bantu ya," ucapnya kepada Satuan.

Sebelumnya, Satuan menganiaya istrinya di rumah kontrakan Dusun Sumbertempur RT 2 RW 1 pada Rabu (6/5) sekitar pukul 08.00 WIB. Ia gelap mata karena istrinya menolak bersetubuh. Terlebih ia mencurigai istrinya mempunyai pria idaman lain.

Di tengah aksi kekerasan tersebut, Siti tiba-tiba masuk lewat pintu belakang rumah kontrakan. Sehingga Satuan panik karena perbuatannya kepergok ibu mertuanya. Sontak saja ia mengambil pisau dapur untuk membungkam Siti.

Tags
beritaTerkait
Kapolres Sibolga Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu, 1,36 Gram Dijadikan Barang Bukti
Sat Resnarkoba Polres Asahan Amankan Kurir Sabu 1,5 Kg di Silau Laut
Ratusan Pekerja Sawit PTPN IV Demo Polres Labuhanbatu: Kasat Reskrim Janji Segera Tangkap Pelaku
Kanit Provos Polres Pematangsiantar Cek Ponsel Personil Bebas Judi Online dan Pinjol
500 Hari Kasus Mengendap, Ratusan Buruh PTPN IV Kepung Polres Labuhanbatu Desak Copot Kapolres
komentar
beritaTerbaru