Kamis, 25 Juni 2026

Badut Penjual Balon Menyesal Bunuh Ibu Mertua, Masih Cinta Istri dan Mikirin Anak

Faliruddin Lubis - Jumat, 08 Mei 2026 18:22 WIB
Badut Penjual Balon Menyesal Bunuh Ibu Mertua, Masih Cinta Istri dan Mikirin Anak
DetikJatim
Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata berbincang dengan Satuan, badut penjual balon yang membunuh ibu mertua dan melukai istrinya.

Keluarga kecil ini sempat tinggal serumah dengan ibu kandung Yuni, Siti Arofah (53) di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Puri, Mojokerto. Mereka lantas mengontrak rumah sekitar 8 bulan lalu karena hubungan Satuan dengan ibu mertuanya tak harmonis.

Dari sudut pandang Satuan, ia merasa tidak dihargai sebagai menantu. Karena penghasilannya yang pas-pasan sebagai badut sambil jualan balon dan mainan anak. Namun, ia menegaskan motifnya menghabisi Siti karena panik saat kepergok menganiaya istrinya.

Baca Juga:

"Spontan pak, iya (panik). Karena mertua datang makanya saya langsung ambil pisau di dapur," ungkapnya.

Rumah kontrakan yang menjadi saksi bisu kekejaman Satuan ini hanya sekitar 15 meter di sebelah barat rumah Siti. Belakangan, Satuan dan Yuni pisah ranjang. Mereka tinggal di rumah orang tua masing-masing yang semuanya di Dusun Sumbertempur.

Baca Juga:

Meski rumah tangganya diwarnai bergai persoalan, Satuan mengaku masih mencitai Yuni. Ia juga berpersan kepada para istri agar tidak mempermainkan suami yang tulus mencintai.

"Terhadap perempuan di luar sana supaya tidak mempermainkan laki-laki. Karena laki-laki kalau sudah tulus cinta, matipun dilakukan. (Anda cinta?) Cinta pak," ujarnya sambil menangis.

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata menjanjikan bantuan kepada Satuan terkait perawatan anak balitanya.

"Kepolisian juga mencoba tidak hanya sebagai penegak hukum, tapi juga teman. Silakan nanti mungkin di dalam sampean bisa menyampaikan soal pembinaan anak. Bagaimana sebaiknya supaya nanti polres juga bisa bantu ya," ucapnya kepada Satuan.

Sebelumnya, Satuan menganiaya istrinya di rumah kontrakan Dusun Sumbertempur RT 2 RW 1 pada Rabu (6/5) sekitar pukul 08.00 WIB. Ia gelap mata karena istrinya menolak bersetubuh. Terlebih ia mencurigai istrinya mempunyai pria idaman lain.

Di tengah aksi kekerasan tersebut, Siti tiba-tiba masuk lewat pintu belakang rumah kontrakan. Sehingga Satuan panik karena perbuatannya kepergok ibu mertuanya. Sontak saja ia mengambil pisau dapur untuk membungkam Siti.

Tags
beritaTerkait
Barak Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba Langsung Dibongkar dan Dibakar
3 Tersangka Baru Kasus Jaka Malau di Taman Bunga Ditahan di Mapolres Pematangsiantar
Tergiur Untung Puluhan Juta, Nekat Jual Vape Narkoba, Eh...Terciduk Pula
Kejam! Wanita Aceh Dibunuh di Malaysia Sedang Hamil, Perut Diinjak hingga Melahirkan
Remaja 15 Tahun Tewas di Gorong-gorong, Polrestabes Medan Ringkus 6 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran
Kapolres Langkat Dukung Sukses Bakti Kesehatan Polda Sumut, Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Pelayanan Gratis
komentar
beritaTerbaru