Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 6 jam lalu
Guru Besar Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Khoirul Rosyadi, menyoroti berbagai faktor penyebab perceraian di Indonesia.
Menurutnya, perceraian umumnya dipicu oleh ketidaksepahaman dan konflik dalam rumah tangga yang sulit diselesaikan, serta masalah ekonomi dan ketidakstabilan finansial keluarga.
Ia juga menambahkan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), baik fisik maupun psikis, kerap membuat hubungan menjadi tidak aman. "Selain itu, judi online turut menjadi faktor yang masih perlu dibuktikan lebih lanjut pengaruhnya terhadap perceraian," ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Senin (27/10/2025).
Terkait dominasi gugatan cerai oleh pihak istri, Rosyadi menilai kondisi tersebut mencerminkan perubahan relasi gender serta meningkatnya kesadaran dan kemandirian perempuan dalam mengambil keputusan atas kehidupannya sendiri.
Meningkatnya otonomi perempuan
Sementara itu, Sosiolog Universitas Sebelas Maret (UNS), Drajat Tri Kartono, mengatakan isu meningkatnya tingkat perceraian menarik untuk diperhatikan, karena angkanya tergolong tinggi.
Yang lebih menarik, menurutnya, adalah semakin banyaknya gugatan perceraian yang diajukan oleh perempuan. Artinya, inisiatif untuk bercerai kini lebih sering datang dari pihak perempuan.
Drajat menjelaskan, ada berbagai faktor penyebab perceraian, mulai dari persoalan klasik seperti perselingkuhan, ketidakpercayaan (trust issue), hingga KDRT, baik yang dilakukan laki-laki maupun perempuan, atau bahkan tekanan dari keluarga besar terhadap salah satu pihak. "Yang menarik, angka perceraian juga tinggi di pedesaan," ujarnya, terpisah.
Menurut Drajat, selain faktor struktural seperti kekerasan dan perselingkuhan, ada pula perubahan sosial yang turut mendorong meningkatnya angka perceraian. Salah satu faktor penting adalah meningkatnya otonomi perempuan. Berdasarkan penelitiannya terhadap laki-laki dan perempuan, Drajat menemukan bahwa banyak perempuan kini cenderung menunda pernikahan.
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 6 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 9 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 10 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 11 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 11 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 13 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 16 jam lalu