Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 4 jam lalu
Perempuan saat ini, kata Drajat, memiliki urutan prioritas yang berbeda dibandingkan dengan zaman dulu. "Pilihan utama mereka bukan lagi menikah. Pertama, mereka ingin bekerja. Kedua, melanjutkan pendidikan. Ketiga, menikmati hidup dengan jalan-jalan. Baru yang keempat adalah menikah," jelasnya.
Sementara itu, bagi laki-laki, pilihan utama biasanya bekerja atau sekolah terlebih dahulu, baru kemudian menikah. Perempuan menunda pernikahan karena menganggap pernikahan sebagai ikatan yang membatasi kebebasan.
"Waktu mereka jadi tidak bebas, dan jika mereka bekerja, penghasilan mereka tidak bisa digunakan sepenuhnya untuk diri sendiri," kata Drajat.
Selain itu, menurunnya kepercayaan terhadap laki-laki juga menjadi alasan utama. Perempuan semakin ragu akan kesetiaan, tanggung jawab, dan kemampuan laki-laki untuk menjadi pasangan yang stabil. Fenomena ini juga dipengaruhi oleh banyaknya kasus perceraian dan konflik rumah tangga yang terjadi di kalangan publik figur dan tokoh masyarakat.
"Dari situ muncul pandangan bahwa membina keluarga itu berat, sementara laki-laki kini menghadapi tekanan besar dari persaingan ekonomi dan lemahnya tanggung jawab sebagai kepala keluarga," jelasnya.
Banyak perempuan yang menunda menikah
Drajat menambahkan, fenomena ini paling banyak terjadi di kalangan kelas menengah. "Kelas atas biasanya sudah mapan, sedangkan kelas bawah lebih cenderung menerima kondisi apa adanya. Nah, di kelas menengah ini persoalan banyak muncul," ujarnya.
Persaingan ekonomi yang semakin ketat membuat perempuan kini lebih aktif masuk ke dunia kerja. Ketika mereka sudah memiliki pendapatan sendiri, muncul keinginan untuk memiliki privilege, kebebasan menggunakan uang dan waktu mereka, serta kesempatan untuk sekolah atau mengembangkan diri tanpa batas. Akibatnya, penundaan pernikahan menjadi hal yang umum.
"Sebenarnya penundaan itu bagus jika digunakan untuk mematangkan diri. Tapi, di sisi lain, hal ini membuat perempuan cenderung mencari laki-laki yang sudah benar-benar siap secara mental dan ekonomi. Tekanan ini justru menjadi beban bagi laki-laki," tutur Drajat.
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 4 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 7 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 9 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 9 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 10 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 11 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 15 jam lalu