Dewan Peduli Negeri Desak BPK Audit Pengadaan Meteran Air Tirtanadi Senilai Rp20 Miliar
POSMETRO MEDANDewan Peduli Negeri menggelar aksi damai di Medan, Sumatra Utara, Rabu (4/11/2026). Mereka mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (
Medan 4 jam lalu
Pikiran yang terlalu penuh dengan informasi tidak selalu membuat hati kaya. Justru sering membuat batin lelah. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menyederhanakan asupan mental. Pilih yang membangun, tinggalkan yang memicu kecemasan dan iri hati.
Ketika pikiran lebih jernih, ibadah pun terasa lebih fokus. Hati lebih mudah tersentuh oleh makna dan tidak mudah goyah oleh hal-hal kecil.
Baca Juga:
5.Membiasakan Refleksi dan Tindakan Baik Secara Konsisten
Salah satu kebiasaan yang jarang dilakukan adalah refleksi diri secara rutin. Padahal, tanpa evaluasi, seseorang mudah mengulang kesalahan yang sama. Sebelum tidur, luangkan waktu beberapa menit untuk bertanya: Apa yang sudah dilakukan dengan baik hari ini? Di bagian mana emosi kurang terjaga? Apa yang bisa diperbaiki esok hari?
Baca Juga:
Refleksi bukan untuk menyalahkan diri, melainkan untuk belajar. Akui kekurangan dengan jujur, lalu niatkan perbaikan secara bertahap.
Selain refleksi, perbanyak tindakan baik yang sederhana dan konsisten. Memberi perhatian pada keluarga, membantu rekan kerja tanpa diminta, atau sekadar mendengarkan dengan sungguh-sungguh adalah bentuk ibadah yang sering dianggap kecil, padahal dampaknya besar bagi ketenangan hati.
Banyak orang mencari ketenangan dengan cara yang rumit. Padahal, sering kali ketenangan lahir dari kesediaan untuk berbuat baik tanpa pamrih. Hati yang terbiasa memberi tidak mudah dikuasai rasa kurang.
Ramadan bukan sekadar momen menahan diri, tetapi kesempatan membangun ulang fondasi batin. Kedamaian jiwa tidak datang dari suasana luar yang selalu ideal, melainkan dari dalam diri yang terlatih.
Memulai hari dengan niat yang jernih, mengatur asupan makanan dengan bijak, menjaga lisan, mengurangi distraksi, serta membiasakan refleksi dan kebaikan sederhana adalah langkah nyata yang bisa dilakukan siapa saja. Tidak membutuhkan perubahan besar sekaligus. Cukup konsisten dalam hal-hal kecil.
Semoga Ramadan tahun ini tidak hanya memperbaiki rutinitas, tetapi juga menenangkan jiwa. Ketika tubuh terjaga, pikiran lebih bersih, dan hati lebih terarah, Ramadan akan terasa lebih dalam dan bermakna.(fem/red)
POSMETRO MEDANDewan Peduli Negeri menggelar aksi damai di Medan, Sumatra Utara, Rabu (4/11/2026). Mereka mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDANPenetapan tiga perwira tinggi aktif Polri sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden dan sejumlah tokoh adal
Editorial 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sunggal Akses transportasi masyarakat di kawasan Kecamatan Sunggal dan Hamparan Perak semakin diperkuat melalui pembangun
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Peta pertarungan Ketua PWI Sumut mulai mengerucut H. Farianda Putra Sinik, SE yang saat ini masih menjabat Ketua PW
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu Gelombang rotasi kepemimpinan kembali melanda tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kapolri Jenderal Pol
Sumut 11 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Kegiatan perayaan Halloween yang diselenggarakan Caffe Satuan.co di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Tanah Tinggi, Keca
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Penetapan tiga orang tersangka dalam perkara dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Republik Ind
Inter-Nasional 11 jam lalu
Pemko Pematangsiantar Galakkan Tertib Arsip, ASN Dituntut Ubah Budaya Kerja.
Sumut 16 jam lalu
Di depan Mako, Kapolres Humbahas turun langsung beri edukasi ke pengguna jalan.
Sumut 16 jam lalu
Polantas Tapteng Kedepankan Pendekatan Humanis di Operasi Patuh Toba 2026.
Sumut 16 jam lalu