Sabtu, 27 Juni 2026

Hasil Survei: Perempuan Indonesia lebih banyak Berselingkuh

Evi Tanjung - Senin, 11 Mei 2026 16:04 WIB
Hasil Survei: Perempuan Indonesia lebih banyak Berselingkuh
ist

POSMETROMEDAN, Medan - Dalam beberapa tahun terakhir, survei mengenai perilaku infidelitas atau perselingkuhan di Indonesia menunjukan hasil yang mengejutkan.

Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh lembaga survei independen, ditemukan bahwa tingkat perselingkuhan di kalangan perempuan Indonesia ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan pria.

Survei ini melibatkan 1.500 responden yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.

Baca Juga:

Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dan kuesioner online, yang dirancang untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang pola perilaku perselingkuhan di antara laki-laki dan perempuan.

Prevalensi perselingkuhan

Baca Juga:

Dari hasil survei, tercatat bahwa sekitar 32% perempuan yang telah menikah mengaku pernah berselingkuh setidaknya sekali selama pernikahan mereka. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan 24% pria yang mengaku melakukan hal yang sama.

Motivasi di balik perselingkuhan

Alasan utama perempuan berselingkuh adalah ketidakpuasan emosional dan kebutuhan akan perhatian yang tidak mereka dapatkan dari pasangan. Sebaliknya, motivasi utama pria cenderung lebih didorong oleh keinginan fisik dan variasi seksual.

Pengaruh media sosial

Survei juga menunjukkan bahwa media sosial memainkan peran signifikan dalam meningkatkan angka perselingkuhan.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Menyongsong APEKSI XVIII: PD KAMMI Kota Medan Gaungkan Semangat “Medan Untuk Semua"
Tersangka Penyekapan Cewek di Bandung Diduga Bekas Debt Collector
Community Gathering SATU Indonesia Awards 2026, Rifqi Dorong Peran Strategis Pemuda Desa
PT Pupuk Indonesia Regional I Sediakan 6 MUT Gratis untuk Program Ketahanan Pangan
UINSU Medan Gandeng DBS Foundation dan Plan International Ajari Mahasiswa Bagaimana Siapkan Masa Depan
LPPM Unimed Kelola Tanaman Rempah jadi Biskuit Bersama Warga Pantai Labu
komentar
beritaTerbaru