Jumat, 05 Juni 2026

Sudah Banyak Korban, Jalan Veteran Dibiarkan Jadi Kubangan

Toga Nainggolan - Jumat, 05 Juni 2026 20:27 WIB
Sudah Banyak Korban, Jalan Veteran Dibiarkan Jadi Kubangan
Toga Nainggolan
Kondisi Jalan Veteran setelah hujan. Foto diambil Jumat (5/6/2026)

POSMETRO MEDAN

Selama dua tahun terakhir, Jalan Veteran IX di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, dibiarkan seperti kubangan. Jalan yang menjadi jalur utama menuju Marelan, Hamparan Perak, dan Belawan itu, dilalui segala macam kendaraan: sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk tronton.

"Macam belum merdeka negara ini kalau nengok jalan ini, Bang. Dan ini terhitung masih di kawasan perkotaan, lo. Sudah banyak jatuh korban di sini," kata Fadlan, warga sekitar kepada Posmetro Medan di lokasi, Jumat (5/62026).

Baca Juga:

Dia menyebut, warga sudah nyaris bosan mengeluhkan hal itu, sudah pula berkali-kali dibagikan di media sosial, tetapi tak kunjung ada perhatian.

"Kami manalah pula tahu ini urusan pemerintah mana? Apa status jalannya pun awak tak paham. Yang jelas ini bukan jalan tikus. Ini jalan besar. Semua kendaraan lewat. Masih kawasan kota pula. Kan, aneh kalau ini pun tak bisa dibetulkan?" Kata Fadlan dengan ekspresi kesal.

Baca Juga:

Dari pantauan awak media, tak hanya badan jalan yang rusak, sistem drainase di sepanjang jalan tersebut juga tidak berfungsi sehingga selalu menggenang. Ketika hujan turun, genangan itu menjelma menjadi kubangan. Pengendara sepeda motor tidak tahu di mana ada lubang. Sudah banyak kecelakaan bahkan sampai yang fatal.

Seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, menyebut parit di depan rumahnya maupun di sepanjang Jalan Veteran IX sudah tidak berfungsi. Air hujan tidak lagi mengalir ke saluran pembuangan, melainkan menggenangi jalan hingga masuk ke rumah warga.

"Air hujan tidak mengalir ke drainase, jadi menggenangi jalan. Bahkan masuk ke rumah saya. Comberan kami juga tidak jalan," tuturnya sambil menunjukkan kondisi rumahnya.

Menurutnya, selama puluhan tahun tinggal di Desa Manunggal, belum pernah ada perbaikan signifikan terhadap sistem drainase di lingkungannya.

Parit yang dulunya besar kini tertimbun tanah dan tidak pernah dikeruk.

Akibat buruknya drainase, banjir kerap terjadi setiap musim hujan. Kondisi itu bahkan membuat dirinya dan keluarga terpaksa pindah rumah.

"Tolong kepada pemerintah setempat supaya segera diperbaiki. Ini sudah menjadi kesengsaraan bagi saya sampai saya dan anak terpaksa pindah rumah karena banjir terus saat musim hujan," ungkapnya dengan suara bergetar.

Selain banjir, kondisi jalan yang rusak parah juga sering menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh.

"Sering pengendara motor jatuh karena jalan rusak dan drainasenya tidak berfungsi," katanya.

Dia mengaku sudah berulang kali melaporkan kondisi tersebut ke pemerintah desa hingga kecamatan.

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Sengkarut LPG 3 Kg! DPRD Labuhanbatu 'Panggil Paksa' Pemkab dan Pertamina, Gelar RDP Darurat
Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Bandar Sabu di Bagan Deli
Operasi Antik 2026: Polres Labusel Ungkap 30 Kasus Narkoba dan Bekuk 36 Tersangka
Gulung 91 Bandit Sabu, Sita Kiloan Narkoba
Pemkab Labuhanbatu Sabet Opini WTP BPK, Bukti Nyata Tata Kelola Keuangan Bersih dan Akuntabel
Mengejawantahkan Wangsit Siliwangi, AMS Labuhanbatu Salurkan Bantuan Semen untuk Korban Kebakaran
komentar
beritaTerbaru