Senin, 30 Maret 2026

Bukan Sekadar Kopi, TOGATO Ubah Lintong & Sidikalang Jadi Aset Dunia

TOGATO COFFEE: Menyeduh Asa dari Tanah Toba ke Dunia
Administrator - Jumat, 20 Juni 2025 23:34 WIB
Bukan Sekadar Kopi, TOGATO Ubah Lintong & Sidikalang Jadi Aset Dunia
Erni Tan
Raulan Togatorop, pelaku usaha kopi.

"Anak muda sekarang selalu pegang HP. Sayang kalau hanya untuk hal tidak berguna. Manfaatkanlah untuk belajar, promosi, dan menambah penghasilan," sambungnya.

Kopi, Warisan, dan Kebanggaan

Baca Juga:

TOGATO COFFEE bukan hanya soal rasa. Ia adalah cerita tentang tanah, manusia, dan masa depan. Dengan kemasan eksklusif berisi lima sachet dan filter dalam satu kotak, kopi ini dapat diseduh langsung seperti di coffee shop—bening tanpa ampas, nikmat meski tanpa gula.

"Warnanya mirip wine—merah bening, tapi ini kopi. Di ujung lidah tetap terasa manisnya," tutur Raulan sambil tersenyum.

Baca Juga:

Produk ini tersedia di PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, dengan harga sekitar Rp60.000 per kotak. Cocok dijadikan buah tangan khas dari jantung Sumatera Utara.

Indonesia, Negeri Rempah dan Kopi Dunia

Dari kopi hingga rempah, Indonesia adalah rahim kekayaan hayati dunia. Dari 40.000 jenis tanaman herbal di dunia, 30.000 tumbuh di Nusantara. Lintong, Sidikalang, dan TOGATO adalah tiga titik dari satu garis perjuangan mengangkat martabat kopi Indonesia di panggung dunia.

Kopi bukan hanya minuman—ia adalah identitas. Ia adalah doa dari tanah, kerja keras petani, dan persembahan Indonesia untuk dunia.(Erni Tan)

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Tragis! Truk Gagal Menanjak Tabrak Mobil Hendak Berlibur ke Danau Toba, 3 Orang Tewas
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan: Operasi Ketupat Toba 2026 Berjalan Sukses
Personel Den Gegana Sat Brimob Polda Sumut Laksanakan Pengamanan di Stasiun KAI Medan dalam Operasi Ketupat Toba 2026
Operasi Ketupat Toba 2026, Polda Sumut Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran Berjalan Aman
Pastikan Operasi Ketupat Toba 2026 Maksimal, Kapolresta Deli Serdang Periksa Seluruh Ranmor dan Alkom Dinas
Sengketa Tanah Warisan di Danau Toba, Profesor Maryani Dilaporkan ke Polda Sumut
komentar
beritaTerbaru