Minggu, 14 Juni 2026

Zulkifli Hasan Hadiri Milad ke-109 Aisyiyah dan Gebyar Muktamar ke-49 Muhammadiyah/Aisyiyah di Medan

Faliruddin Lubis - Minggu, 14 Juni 2026 12:15 WIB
Zulkifli Hasan Hadiri Milad ke-109 Aisyiyah dan Gebyar Muktamar ke-49 Muhammadiyah/Aisyiyah di Medan
IST/ATN
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan menghadiri peringatan Milad ke-109 Aisyiyah, sekaligus Gebyar Muktamar ke-49 Muhammadiyah/Aisyiyah, Minggu (14/6/2026).

POSMETRO MEDAN,Medan– Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan menghadiri peringatan Milad ke-109Aisyiyah, sekaligus Gebyar Muktamar ke-49 Muhammadiyah/Aisyiyah yang digelar di Kantor Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Medan, Jalan Air Bersih No. 26 Medan, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ribuan kader Aisyiyah serta tokoh nasional dan daerah. Tampak hadir Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Bupati Langkat Syah Afandin, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara Arika Perangin-angin, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Medan Kholisanni Nasution, Sekretaris Hidayati.

Baca Juga:

Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani yang diwakili jajaran kampus, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Ketua Majelis Pertimbangan PAN Hatta Rajasa, Staf Khusus Menteri KKP Dedy Irawan, anggota DPR RI Saleh Partaonan Daulay, Eko Hendro Purnomo, Sigit Purnomo Said, Surya Utama, serta artis Lesti Kejora dan Rizky Billar.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya peran Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam membangun bangsa, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan dakwah kemanusiaan.

"Aisyiyah dan Muhammadiyah adalah organisasi besar yang ikut melahirkan Republik Indonesia. Pemerintah daerah harus hadir mendukung gerakan dakwah dan pendidikan yang selama ini dijalankan Aisyiyah," ujar Zulkifli Hasan disambut tepuk tangan para peserta.

Ia juga menyoroti pentingnya kemandirian bangsa melalui swasembada pangan. Menurutnya, Indonesia tidak boleh terus bergantung pada impor pangan karena hal itu menyangkut kesejahteraan petani, nelayan, dan peternak dalam negeri.

"Kita ingin kembali kepada semangat perjuangan dan teologi Al Maun. Swasembada pangan adalah kehormatan bangsa. Kalau kita terus impor, maka yang untung petani luar negeri, bukan rakyat kita sendiri," tegasnya.

Zulkifli Hasan menambahkan, pemerintah saat ini terus berupaya memperjuangkan kedaulatan pangan dan pengelolaan sumber daya alam yang berpihak kepada rakyat kecil.

Di acara itu, Zulkifli Hasan juga menyumbang Rp200 juta untuk pembangunan gedung Aisyiyah Kota Medan.

Sementara itu, Wali Kota MedanRico Waas mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Aisyiyah. Ia bahkan menyebut Aisyiyah sebagai organisasi perempuan paling mandiri yang pernah ditemuinya di Kota Medan.

"Saya salut kepada Aisyiyah Kota Medan. Tanah untuk pembangunan gedung dakwah ini dibeli secara kolektif hingga mencapai Rp1,7 miliar. Ini menunjukkan semangat gotong royong dan kemandirian yang luar biasa," kata Rico Waas.

Rico juga menyebutkan bahwa Aisyiyah telah memiliki jaringan kepengurusan yang kuat di Kota Medan dengan 30 cabang yang tersebar di 21 kecamatan.

"Kami Pemerintah Kota Medan siap bersinergi dengan Aisyiyah. Program-program Aisyiyah sangat dekat dengan masyarakat dan selalu memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan Kota Medan," ungkapnya.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Medan, Kholisanni Nasution, dalam pidatonya menegaskan bahwa Aisyiyah bukan sekadar organisasi perempuan, tetapi gerakan dakwah dan kemanusiaan yang terus berkontribusi bagi bangsa.

Menurutnya, tema Milad ke-109Aisyiyah tahun ini, "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian", memiliki makna mendalam di tengah berbagai tantangan global seperti konflik kemanusiaan, ketimpangan sosial, krisis lingkungan, hingga maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Dakwah kemanusiaan harus hadir membawa nilai Islam rahmatan lil alamin, menghadirkan kasih sayang, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat manusia," ujar Kholisanni.

Ia juga menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang berkeadaban. Menurutnya, perempuan Aisyiyah harus menjadi teladan dalam keluarga, organisasi, dan masyarakat.

"Kami berharap Aisyiyah terus menjadi kekuatan moral, sosial, dan dakwah yang memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan," katanya.

Acara Milad ke-109Aisyiyah tersebut berlangsung penuh semangat kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama serta harapan agar Aisyiyah semakin maju dan terus berkontribusi bagi masyarakat Indonesia.(ATN)

Tags
beritaTerkait
Kadis SDABMBK Ikut Sapa Warga di  Kecamatan Medan Johor
Kapolrestabes Medan Turun ke Warga, Dengarkan Langsung Keluhan Keamanan di Medan Tuntungan
Brimob Polda Sumut dan Warga Bersatu Bersihkan Sungai dalam Gerakan Indonesia Asri
Sssst...KPK Bidik Dugaan Permainan Proyek di Pemko Medan
Komplotan Rayap Besi yang Ajak Duel Polisi Ditangkap, Lemas Barangtuh...
Nikah di KUA Keren! KUA Medan Perjuangan Hadirkan Wedding Wish Board untuk Pengantin Baru
komentar
beritaTerbaru