Geser Lionel Messi, Lamine Yamal Masuk Daftar 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia
Bintang Timnas Soanyol Lamine Yamal Masuk Daftar 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia
Sport 33 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Pemerintah Kota Medan buka suara terkait sorotan publik atas anggaran pengadaan air mineral yang tercantum mencapai lebih dari Rp1,1 miliar dalam APBD Tahun Anggaran 2026.
Pemko menegaskan angka tersebut bukan dana yang pasti dibelanjakan, melainkan pagu anggaran atau batas maksimal yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan operasional pemerintahan selama satu tahun.
Kepala Bagian Umum Setda Kota Medan, Muhammad Ridho Siregar, mengatakan bahwa informasi yang beredar di media sosial telah menimbulkan persepsi keliru seolah-olah seluruh anggaran tersebut akan dihabiskan hanya untuk membeli air mineral wali kota.
Baca Juga:
"Perlu dipahami bahwa Rp1,1 miliar itu adalah pagu anggaran, bukan realisasi belanja. Jika kebutuhan riil selama setahun hanya Rp500 juta, maka sisanya tidak digunakan dan akan kembali ke kas daerah," kata Ridho kepada wartawan, Sabtu (20/6/2026) malam.
Menurut Ridho, anggaran tersebut juga bukan dialokasikan khusus untuk kebutuhan pribadi Wali Kota Medan sebagaimana narasi yang berkembang di sejumlah platform media sosial. Ia menegaskan, pos anggaran itu digunakan untuk menunjang seluruh kegiatan yang berada di bawah koordinasi Bagian Umum Setda Kota Medan.
Baca Juga:
Anggaran tersebut, lanjutnya, mencakup kebutuhan air minum dalam berbagai agenda resmi pemerintahan, mulai dari rapat internal, pertemuan dengan tamu, kegiatan kedinasan di luar kantor, hingga kebutuhan operasional di rumah dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.
"Penggunaannya untuk seluruh kegiatan pemerintahan yang difasilitasi Bagian Umum. Jadi bukan hanya untuk wali kota, tetapi untuk berbagai agenda resmi selama satu tahun anggaran," ujarnya.
Ridho Siregar lebih lanjut mengatakan, pengadaan air mineral memang ditempatkan dalam pos anggaran tersendiri dan terpisah dari belanja makan dan minum. Pemisahan tersebut dilakukan sesuai klasifikasi belanja yang berlaku dalam sistem penganggaran pemerintah daerah.
Meski demikian, Pemko Medan mengaku tetap membuka ruang evaluasi guna menekan belanja operasional yang dinilai belum efisien. Langkah tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat terkait penghematan penggunaan anggaran.
"Kami berkomitmen melakukan efisiensi. Mudah-mudahan ke depan kebutuhan anggaran ini bisa ditekan sehingga nilainya lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurut data yang ada sama kami, alokasi anggaran tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2020, dan kami hanya meneruskan apa yang sudah berjalan selama ini," kata Ridho.
Bintang Timnas Soanyol Lamine Yamal Masuk Daftar 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia
Sport 33 menit lalu
Anggota DPR RI, Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan.
Inter-Nasional 46 menit lalu
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Finis Kelima di Moto3 Ceko.
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, berharap semakin banyak event dan skatepark dibangun d
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,SIMALUNGUN Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.H.
Peristiwa 2 jam lalu
Pertandingan ini menandai peristiwa bersejarah bagi timnas Cape Verde, yang berhasil mencetak gol pertamanya sepanjang sejarah.
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan menggelar kegiatan Doa Be
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan Satres Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang pria
Kriminal 2 jam lalu
Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Bukan Dialokasikan Khusus untuk Pribadi Wali Kota Medan.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan Polres Asahan melalui Polsek Bandar Pasir Mandoge terus melakukan penyelidikan secara intensif terkait kasus dugaan
Kriminal 2 jam lalu