Rabu, 11 Februari 2026

Operasi Labia Gagal, Seorang Wanita Laporkan Klinik Lina ke Polrestabes Medan

Administrator - Minggu, 06 Juli 2025 20:23 WIB
Operasi Labia Gagal, Seorang Wanita Laporkan Klinik Lina ke Polrestabes Medan
IST
Klinik Lina.

POSMETRO MEDAN, Medan-Seorang wanita berinsial LY (36), melaporkan Klinik Lina yang berada di Jalan Demak, Kecamatan Medan Area ke Polrestabes Medan.

Wanita LY itu melaporkan atas dugaan malapraktik yang dilakukan dokter di klinik tersebut. "Kedatangan saya ke Polrestabes Medan adalah untuk melaporkan dugaan malapraktik yang saya alami, yang dilakukan oleh salah satu klinik yang bertempat di Medan Area," kata korban, kepada wartawan, Jumat (4/07/2025).

Laporan ini teregister dengan nomor STTLP/B/1762/V/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN. Selain klinik, pihaknya turut melaporkan pihak dokter yang menangani berinisial dr SH M Biomed MH Kes.

Baca Juga:

"Adapun terlapor yang saya laporkan, pertama klinik, lalu dokter SH. Laporan kami secara resmi sudah diterima di SPKT Polrestabes," jelas LY.

Dia mengatakan awalnya melakukan operasi pemotongan labia atau operasi alat kelamin wanita pada April 2025.

Baca Juga:

Operasi labia, atau labiaplasty, adalah prosedur bedah untuk mengubah bentuk atau ukuran labia (bibir vagina), baik labia minora (bibir dalam) maupun labia mayora (bibir luar).

Prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki bentuk, ukuran, atau simetri labia, yang mungkin menyebabkan ketidaknyamanan fisik atau masalah estetik.

Sebelum operasi, dia mengaku dibius di ruang konsultasi bukan di ruang operasi. "Saya merasakan sakit yang luar biasa dan sempat mengalami pendarahan saat operasi," kata LY.

Dia juga mengaku hasil operasi tidak sesuai keinginan. Karena labia sebelah kiri kelebihan dipotong.

"Dampaknya adalah saya mengalami cacat permanen," jelasnya.

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Viral! Aksi Heroik Dokter Selamatkan Bayi Kejang di Dalam Pesawat
Malapraktik Labiaplasty, dr Surya Hartanto Divonis MDP Nonaktif 6 Bulan
Klinik Pratama Lapas Muara Bungo Kelas II B, Hadir Pastikan Pelayanan Kesehatan Bagi WBP
Dokter Spesialis Terbatas, Dewan Soroti RSUD Pirngadi Medan Sibuk Pembangunan Fisik
Pertaruhan Nyawa Dokter Aaron Merayap 10 Meter Amputasi Nur Ahmad di Reruntuhan Ponpes
Warga:  "Banyak Cewek Cantik Datang ke Situ"
komentar
beritaTerbaru