Forkala Goes to School 4, Perkenalkan Keberagaman Etnik dan Budaya di Sekolah Medan Mulia
POSMETRO MEDAN Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (FORKALA) Kota Medan kembali menggelar program &039Goes to School ke 4. Kali ini lemba
Medan 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Tak setiap pemberian uang kepada aparatur sipil negara (ASN) otomatis dapat dikategorikan sebagai suap.
Hal itu ditegaskan ahli hukum pidana Dr Edi Yunara, SH., M.Hum., saat memberikan keterangan dalam persidangan perkara dugaan suap proyek jaringan internet Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebing Tinggi di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (14/9/2026).
Baca Juga:
Menurut Edi, untuk menyatakan suatu pemberian sebagai suap, harus dibuktikan adanya hubungan antara pemberian tersebut dengan jabatan dan kewenangan penerima.
"Tidak cukup hanya karena seseorang berstatus ASN atau pegawai negeri. Harus dilihat apakah ada kewenangan atau pengaruh yang berkaitan dengan keputusan atau tindakan yang dimaksud," demikian pokok keterangan ahli dalam persidangan.
Baca Juga:
Dihadapan Hakim yang diketuai M Nazir, Edi menjelaskan, suap berkaitan dengan pemberian atau janji kepada pegawai negeri, ASN, atau penyelenggara negara dengan maksud agar penerima melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang berhubungan dengan jabatan dan kewenangannya.
Ia juga membedakan suap aktif dan pasif. Suap aktif berkaitan dengan pihak yang memberikan atau menjanjikan sesuatu, sedangkan suap pasif berkaitan dengan pihak yang menerima pemberian atau janji.
Ketika Jaksa Penuntut Umum mempertanyakan kepada Ahli Dalam konteks Pasal 606 ayat (2) KUHP, Edi selaku Ahli Hukum Pidana menegaskan, ketentuan tersebut harus dilihat bersama ketentuan sebelumnya, terutama mengenai jabatan dan kewenangan penerima.
Karena itu, apabila penerima uang tidak mempunyai jabatan, kewenangan, ataupun hubungan dengan proses pengadaan atau keputusan yang dimaksud, menurut pendapat ahli, penerimaan tersebut tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai suap. Meski demikian, Edi menegaskan, perbuatan tersebut masih mungkin masuk kategori tindak pidana lain apabila unsur-unsurnya terpenuhi.
Keterangan ahli juga menyinggung perkara tertangkap tangan. Menurut Edi, keterangan petugas yang melakukan penangkapan merupakan salah satu alat bukti dan tetap membutuhkan dukungan alat bukti lainnya.
POSMETRO MEDAN Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (FORKALA) Kota Medan kembali menggelar program &039Goes to School ke 4. Kali ini lemba
Medan 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan eksistensinya, dalam memberantas peredaran narkoba. Kali ini, petugas be
Medan 12 menit lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital sebagai langkah stra
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah guna menunjang pelayanan publik s
Medan 5 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Satresnarkoba Polres Binjai mengamankan dua lakilaki berinisial DR (37) dan HA (18) dari lokasi berbeda dengan
Kriminal 11 jam lalu
Sat Resnarkoba Polres Tapteng Bekuk Buruh Harian Diduga Pengedar Sabu di Pandan.
Sumut 16 jam lalu
Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura.
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Lubuk Pakam Kepala Kepolisian Resort Kota Deli Serdang (Kapolresta DS), Kombes.Pol. (Komisaris Besar Polisi) Muhammad, SH,
Sumut 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pancur Batu Penanaman 10 ribu pohon di Kampus II Universitas Sumatera Utara (USU), Kwala Bekala, Pancur Batu, harus diikuti
Sumut 19 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Peringatan Dies Natalis Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) ke 12 diramaikan penanaman 10.000 pohon.
Medan 20 jam lalu