Ketua MES Sumut Musa Rajekshah Resmikan Rumah Olahan Kedelai Indonesia
Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, Haji Noor Sri Syah Alam Putra, ST menghadiri peluncuran Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI).
Sumut 45 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan-Dengan membawa 2 pocong ratusan warga Kota Tanjungbalai menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapoldasu), Jalan Sisingamangaraja Km 10,5, Kota Medan, Jumat (25/07/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Aksi tersebut digelar untuk mengecam tindakan Kompol DK, yang menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut. Ia dituding telah melakukan penangkapan dan penahanan terhadap seorang warga Tanjungbalai bernama Rahmadi, atas dugaan kepemilikan 10 gram sabu-sabu.
Menurut massa aksi, barang bukti sabu-sabu tersebut bukan milik Rahmadi, melainkan milik orang lain yang diduga sengaja diletakkan ke dalam mobil Rahmadi agar ia terjerat kasus narkoba.
Baca Juga:
Pantauan di lapangan, sejumlah spanduk bernada kecaman terhadap Kompol Dedi Kurniawan tampak berjejer di depan Mapoldasu. Beberapa tulisan yang terpampang di antaranya berbunyi: "Pak Kapolri, jangan pertaruhkan diri Anda demi Kompol DK", "Kompol DK, ingat gak kau pernah terjerat kasus pemerasan di Polsek Helvetia dengan korban Jefri, temanmu sendiri", dan "Tolong Bapak Kapolda agar melakukan PTDH terhadap Kompol DK karena telah mengkriminalisasi Rahmadi".
Kuasa hukum Rahmadi, Suhandri Umar Tarigan, S.H., saat dikonfirmasi usai aksi menyampaikan bahwa unjuk rasa ini dilakukan demi menuntut keadilan bagi kliennya.
Baca Juga:
Ia menuduh Kompol DK telah melakukan penganiayaan saat penangkapan Rahmadi dan menjeratnya dengan tuduhan kepemilikan sabu yang bukan miliknya.
"Tindakan Kompol DK tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP). Kami telah melaporkan peristiwa ini ke Bidpropam. Bahkan pekan lalu sudah digelar perkara, tapi yang bersangkutan tidak hadir, padahal kantornya hanya sebelah dinding dengan Bidpropam," ujar Suhandri.
Selain ke Bidpropam, pihaknya juga melaporkan Kompol DK ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut atas dugaan tindak pidana penganiayaan.
Namun, Suhandri mengaku kecewa karena laporan tersebut belum menunjukkan perkembangan. "Kami sudah konfirmasi ke Ditreskrimum dan berharap penyelidikan segera dilakukan. Di institusi Polri tidak ada kekebalan. Yang bersalah harus dihukum," tegasnya.
Ia menambahkan, sebagai penasehat hukum, dirinya sangat menghargai institusi Polri. Namun, keberadaan oknum seperti Kompol DK justru mencoreng nama baik kepolisian.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, Haji Noor Sri Syah Alam Putra, ST menghadiri peluncuran Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI).
Sumut 45 menit lalu
Pastikan Kualitas Program MBG, Propam Polres Tapteng Lakukan Pengawasan Ketat di SPPG YKB Pandan dan Sarudik.
Sumut satu jam lalu
Festival Bunga dan Buah 2026 Berakhir, Efektivitas Anggaran dan Dampak Ekonomi Jadi Sorotan.
Sumut satu jam lalu
Ratusan pebalap sepeda dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan.
Medan 2 jam lalu
Gubsu Resmikan Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu&ndashMandailing Natal, Pangkas Waktu Tempuh dan Perkuat Konektivitas.
Medan 2 jam lalu
Nenek 69 Tahun Tewas di Lantai di Tanjung Morawa.
Peristiwa 2 jam lalu
Aksi Gotong Royong Koramil 05/Serbelawan dan Warga Bersihkan Sampah Pascabanjir, Wujud Kepedulian Pulihkan Lingkungan.
Sumut 3 jam lalu
Mengenal Lebih Dekat Sosok AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H.,
Profil 3 jam lalu
Kepala SPPG Bandar Selamat &039Kangkangi&039 Perintah Presiden Prabowo, Asisten Lapangan Seolah tak Peduli dengan Keberlangsungan Dapur Ini
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pandan Di balik renyahnya kerupuk yang diproduksi setiap hari, tersimpan kisah perjuangan seorang perempuan tangguh bernam
Bisnis 8 jam lalu