Ssst...Kepala Regional SPPG Tengku Agung Kurniawan Diperiksa Kejatisu
Kepala Regional SPPG Tengku Agung Kurniawan Diperiksa Kejatisu, Diduga Terlibat Jual Beli Titik Dapur MBG.
Sumut 20 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara merilis daftar lima kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang yang menjadi wilayah paling rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Dari data yang dipaparkan, tiga dari lima kecamatan tersebut berada di wilayah hukum Polresta Deli Serdang, menunjukkan tingkat kerawanan yang tinggi di kabupaten tersebut.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menyatakan bahwa pemetaan ini didasarkan pada jumlah kasus dan tersangka yang berhasil diungkap sepanjang tahun 2025. Menurutnya, identifikasi wilayah rawan ini krusial untuk memfokuskan strategi pemberantasan yang lebih intensif.
Baca Juga:
"Setidaknya ada lima kecamatan yang memiliki potensi maraknya peredaran narkoba di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Data ini menjadi atensi khusus bagi kami," ujar Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Jumat (26/9/2025).
Berdasarkan data yang diungkap, Kecamatan Tanjung Morawa di Kabupaten Deli Serdang menempati urutan pertama sebagai wilayah paling rawan. Sepanjang tahun ini, polisi telah mengungkap 24 kasus dengan 24 tersangka dari kecamatan tersebut.
Baca Juga:
Menyusul di urutan kedua dan ketiga adalah Kecamatan Percut Sei Tuan dan Sunggal, yang keduanya juga berada di Kabupaten Deli Serdang. Di Percut Sei Tuan, aparat berhasil mengungkap 21 kasus dengan 25 tersangka, sementara di Sunggal tercatat ada 19 kasus dengan 22 tersangka.
Sementara itu, dua kecamatan lainnya yang masuk dalam zona merah berada di Kota Medan, tepatnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Kecamatan Medan Marelan dan Medan Deli sama-sama mencatatkan 19 kasus pengungkapan. Namun, jumlah tersangka di Medan Marelan mencapai 21 orang, sedikit lebih tinggi dibandingkan Medan Deli dengan 20 tersangka.
Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan bahwa pengungkapan ini bukan sekadar angka, melainkan wujud komitmen Polda Sumut untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkotika. Ia memastikan bahwa wilayah-wilayah tersebut akan menjadi target utama dalam operasi penindakan ke depan.
"Pengungkapan di wilayah-wilayah ini adalah bukti keseriusan kami untuk memberantas peredaran gelap narkoba hingga ke akarnya. Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku dan akan terus meningkatkan operasi untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat," tegas perwita yang kini menjabat Kapolrestabes Medan itu. (DAM)
Kepala Regional SPPG Tengku Agung Kurniawan Diperiksa Kejatisu, Diduga Terlibat Jual Beli Titik Dapur MBG.
Sumut 20 menit lalu
Wali Kota Tanjungbalai Tegaskan Tidak Ada Larangan Berjualan, Jaga Kebersihan dan Estetika Kawasan Sekitar
Sumut 26 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd., secara resmi mengukuhkan 10.046 mahasi
Medan 30 menit lalu
Pembalap Nasional Fitra Eri Respons Kapolda Sulut Pembalap di Ajang Resmi Tak Bisa Disalahkan atas Kelalaian Mengemudi.
Peristiwa 34 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas didakwa merugikan negara Rp 622 miliar atas kasus korupsi pengelolaan kuo
Inter-Nasional 56 menit lalu
Sat Narkoba Polres Binjai Tangkap Cewek Pelaku Pod Getar.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Dua siswa MTsN Toba Samosir, Anggun Octaviani Prabowo dan Hafizur Rahman, turut menjadi bagian dari kontingen Kabupa
Sumut satu jam lalu
Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Tanjungbalai menangkap seorang pria berinisial MA alias As (35) yang diduga sebagai pengedar narkotika.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Siswa MTsN 1 Medan Fatimah Azzahra Harahap kelas 7B menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas pada
Medan 2 jam lalu
Raih Gelar BIG EAST Preseason Offensive Player of the Year 2026, Mitchell Baker Dikabarkan Masuk Radar Tim MLS.
Sport 4 jam lalu