Kerahkan Personel Jaga 24 Jam, Pungli di Sidebuk-Debuk Disikat
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara merilis daftar lima kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang yang menjadi wilayah paling rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Dari data yang dipaparkan, tiga dari lima kecamatan tersebut berada di wilayah hukum Polresta Deli Serdang, menunjukkan tingkat kerawanan yang tinggi di kabupaten tersebut.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menyatakan bahwa pemetaan ini didasarkan pada jumlah kasus dan tersangka yang berhasil diungkap sepanjang tahun 2025. Menurutnya, identifikasi wilayah rawan ini krusial untuk memfokuskan strategi pemberantasan yang lebih intensif.
Baca Juga:
"Setidaknya ada lima kecamatan yang memiliki potensi maraknya peredaran narkoba di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Data ini menjadi atensi khusus bagi kami," ujar Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Jumat (26/9/2025).
Berdasarkan data yang diungkap, Kecamatan Tanjung Morawa di Kabupaten Deli Serdang menempati urutan pertama sebagai wilayah paling rawan. Sepanjang tahun ini, polisi telah mengungkap 24 kasus dengan 24 tersangka dari kecamatan tersebut.
Baca Juga:
Menyusul di urutan kedua dan ketiga adalah Kecamatan Percut Sei Tuan dan Sunggal, yang keduanya juga berada di Kabupaten Deli Serdang. Di Percut Sei Tuan, aparat berhasil mengungkap 21 kasus dengan 25 tersangka, sementara di Sunggal tercatat ada 19 kasus dengan 22 tersangka.
Sementara itu, dua kecamatan lainnya yang masuk dalam zona merah berada di Kota Medan, tepatnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Kecamatan Medan Marelan dan Medan Deli sama-sama mencatatkan 19 kasus pengungkapan. Namun, jumlah tersangka di Medan Marelan mencapai 21 orang, sedikit lebih tinggi dibandingkan Medan Deli dengan 20 tersangka.
Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan bahwa pengungkapan ini bukan sekadar angka, melainkan wujud komitmen Polda Sumut untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkotika. Ia memastikan bahwa wilayah-wilayah tersebut akan menjadi target utama dalam operasi penindakan ke depan.
"Pengungkapan di wilayah-wilayah ini adalah bukti keseriusan kami untuk memberantas peredaran gelap narkoba hingga ke akarnya. Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku dan akan terus meningkatkan operasi untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat," tegas perwita yang kini menjabat Kapolrestabes Medan itu. (DAM)
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut 2 jam lalu
Bertambah! Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Jadi 1.430 Orang.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Imbang vs Kolombia, Portugal di Jalur Neraka.
Sport 3 jam lalu
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kesempatan kerja bagi masyarakat terus menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Melalui berbagai
Medan 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, mendampingi Wali
Medan 16 jam lalu
Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M. adalah seorang tokoh masyarakat, pengusaha, dan politisi senior asal Sumatera Utara .
Profil 18 jam lalu