Curi Kotak Infak Masjid Dapat Rp448 Ribu Bagi 2, Divonis 2,5 Tahun Penjara, Kawannya Lolos
Terbukti Curi Kotak Infak Masjid, Ronni Tarigan Divonis 2,5 Tahun Penjara.
Kriminal 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Suasana di depan Markas Komando (Mako) Polrestabes Medan memanas saat puluhan massa dari Himpunan Pemuda Sumatera Utara (HPSU) menggelar aksi unjuk rasa, senin (13/10/ 2025). Aksi yang menuntut percepatan penangkapan pelaku penganiayaan ini diwarnai insiden dramatis saat istri korban jatuh pingsan di tengah kerumunan.
Sekitar pukul 10.50 WIB, massa yang berjumlah kurang lebih 50 orang tiba di Jalan HM. Said Nomor 1 Medan. Dengan menggunakan satu unit mobil komando yang dilengkapi sistem pengeras suara dan membentangkan spanduk tuntutan, mereka langsung memulai orasi.
Baca Juga:
Di bawah koordinasi Jonathan Agung Silalahi, para pengunjuk rasa menyuarakan kekecewaan mereka terhadap penanganan kasus penganiayaan yang menimpa Lamhot Simanjuntak. Korban diduga dianiaya secara brutal oleh dua pelaku utama bernama Indra dan Ragil, beserta delapan orang lainnya.
Baca Juga:
"Kami mendesak Polrestabes Medan untuk segera menangkap Indra dan Ragil. Jangan ada penundaan dalam proses hukum ini," seru Jonathan Agung Silalahi dalam orasinya.
Situasi menjadi emosional ketika tepat pukul 11.00 WIB, istri dari Lamhot Simanjuntak yang turut hadir dalam aksi tersebut tiba-tiba jatuh pingsan. Petugas yang berjaga sigap memberikan pertolongan dan segera membawanya ke klinik Polrestabes Medan untuk mendapatkan perawatan medis.
Menanggapi aksi tersebut, sekitar pukul 11.30 WIB, Panit Pidum IPDA Doni menemui para pengunjuk rasa. Di hadapan massa, ia menjelaskan perkembangan dan status penanganan kasus penganiayaan yang menjadi inti dari tuntutan mereka.
Dalam aksi ini, HPSU menyampaikan empat tuntutan utama, yakni mendesak Polrestabes Medan untuk segera menangkap Indra dan Ragil, meminta agar proses penangkapan tidak diperlambat, menuntut Polrestabes Medan bersikap netral dan presisi dalam menangani kasus dan menyatakan akan terus mengawal kasus hingga tuntas demi tegaknya supremasi hukum.

Aksi unjuk rasa ini turut dipantau oleh jajaran pejabat Polrestabes Medan, termasuk Wakapolrestabes AKBP Rudy Silaen, Kasat Intel Kompol Lengkap Suherman Siregar, Kasiwas Kompol Antonius Alexander Putra, dan Ps. Kasi Humas AKP Halason Sihotang.
Setelah berlangsung selama lebih dari satu jam dan menerima penjelasan dari pihak kepolisian, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib pada pukul 12.10 WIB. Pihak kepolisian menyatakan situasi di lokasi kembali aman dan kondusif.(dam)
Terbukti Curi Kotak Infak Masjid, Ronni Tarigan Divonis 2,5 Tahun Penjara.
Kriminal 6 menit lalu
Timnas Indonesia U19 vs Australia U19 Gol Menit Akhir Pupuskan Harapan Garuda Muda ke Final
Sport 35 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas SDABMBK Kota Medan, Fakhrul, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bim
Medan 59 menit lalu
POSMETRO MEDAN,SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution menyoroti masih terjadinya kelangkaan minyak goreng di Sumut. Pad
Bisnis 60 menit lalu
Bais TBA dan Polda Sumut Putus Jalur Laut Pengiriman PMI Ilegal.
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Pemerintah Kabupaten/Kota segera menyelesaika
Medan satu jam lalu
Posmetro Medan, Medan Upaya membangun lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan mendukung tumbuh kembang siswa terus diperkuat.Dinas Pend
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus Provinsi (Pengprov), Pen
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Menciptakan suasana wisata yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli), Dinas Pariwisata Kabupate
Sumut 4 jam lalu
Thailand Bantai Kamboja 40, Melaju ke Final Piala AFF U19 2026.
Berita 5 jam lalu