Dari 100 Anggota DPRD Sumut, Hanya 14 Orang yang Ikut Paripurna
POSMETRO MEDAN Potret bobroknya kinerja wakil rakyat di Sumatera Utara dipertontonkan secara telanjang di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Uta
Sumut 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Suasana di depan Markas Komando (Mako) Polrestabes Medan memanas saat puluhan massa dari Himpunan Pemuda Sumatera Utara (HPSU) menggelar aksi unjuk rasa, senin (13/10/ 2025). Aksi yang menuntut percepatan penangkapan pelaku penganiayaan ini diwarnai insiden dramatis saat istri korban jatuh pingsan di tengah kerumunan.
Sekitar pukul 10.50 WIB, massa yang berjumlah kurang lebih 50 orang tiba di Jalan HM. Said Nomor 1 Medan. Dengan menggunakan satu unit mobil komando yang dilengkapi sistem pengeras suara dan membentangkan spanduk tuntutan, mereka langsung memulai orasi.
Baca Juga:
Di bawah koordinasi Jonathan Agung Silalahi, para pengunjuk rasa menyuarakan kekecewaan mereka terhadap penanganan kasus penganiayaan yang menimpa Lamhot Simanjuntak. Korban diduga dianiaya secara brutal oleh dua pelaku utama bernama Indra dan Ragil, beserta delapan orang lainnya.
Baca Juga:
"Kami mendesak Polrestabes Medan untuk segera menangkap Indra dan Ragil. Jangan ada penundaan dalam proses hukum ini," seru Jonathan Agung Silalahi dalam orasinya.
Situasi menjadi emosional ketika tepat pukul 11.00 WIB, istri dari Lamhot Simanjuntak yang turut hadir dalam aksi tersebut tiba-tiba jatuh pingsan. Petugas yang berjaga sigap memberikan pertolongan dan segera membawanya ke klinik Polrestabes Medan untuk mendapatkan perawatan medis.
Menanggapi aksi tersebut, sekitar pukul 11.30 WIB, Panit Pidum IPDA Doni menemui para pengunjuk rasa. Di hadapan massa, ia menjelaskan perkembangan dan status penanganan kasus penganiayaan yang menjadi inti dari tuntutan mereka.
Dalam aksi ini, HPSU menyampaikan empat tuntutan utama, yakni mendesak Polrestabes Medan untuk segera menangkap Indra dan Ragil, meminta agar proses penangkapan tidak diperlambat, menuntut Polrestabes Medan bersikap netral dan presisi dalam menangani kasus dan menyatakan akan terus mengawal kasus hingga tuntas demi tegaknya supremasi hukum.

Aksi unjuk rasa ini turut dipantau oleh jajaran pejabat Polrestabes Medan, termasuk Wakapolrestabes AKBP Rudy Silaen, Kasat Intel Kompol Lengkap Suherman Siregar, Kasiwas Kompol Antonius Alexander Putra, dan Ps. Kasi Humas AKP Halason Sihotang.
Setelah berlangsung selama lebih dari satu jam dan menerima penjelasan dari pihak kepolisian, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib pada pukul 12.10 WIB. Pihak kepolisian menyatakan situasi di lokasi kembali aman dan kondusif.(dam)
POSMETRO MEDAN Potret bobroknya kinerja wakil rakyat di Sumatera Utara dipertontonkan secara telanjang di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Uta
Sumut 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,SIANTARJamaah Masjid Baitul Abrar Jalan Meranti Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utara Kota Siantar, dikejutkan dengan keh
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) menggelar Dialog Pembauran dan Kebangsaan bertema Refleksi Sumpah Pemuda dan Pembauran K
Medan 5 jam lalu
DORONG REGULASI ROKOK ELEKTRIK, BNN BERSAMA KOMISI III DPR RI HIMPUN MASUKAN UNTUK PENGAWASAN PEREDARAN.
Inter-Nasional 16 jam lalu
Cegah Rabies, Babinsa Koramil Siantar Selatan Dampingi Vaksinasi 60 Hewan Peliharaan Warga.
Sumut 17 jam lalu
Polres Karo menggandeng PNM membuka akses peluang kerja bagi warga masyarakat.
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Medan baru saja melangsungkan seminar internasional dengan nama
Peristiwa 19 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, mengambil sumpah/janji dan melantik tiga pej
Sumut 21 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi keberhasilan Polresta Deli Serdang mengamankan 12 bandar narko
Sumut 21 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian sosial
Medan 24 jam lalu